Tekanan Laga Perdana: Nova Arianto Wanti-wanti Timnas U-19 Hadapi Myanmar di Piala AFF
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Nova Arianto menekankan kesulitan laga pembuka yang kerap diwarnai tekanan mental dan adaptasi cepat.
- Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara pada 1 Juni 2026 dalam Grup A.
- Enam pemain diaspora masuk skuad Garuda Muda untuk meningkatkan kualitas tim di turnamen regional ini.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4747121/original/067573600_1708349006-20240219BL_Latihan_Timnas_Indonesia_U-16__14.JPG)
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, mengingatkan anak asuhnya bahwa laga perdana selalu menyimpan tantangan tersendiri. Menjelang pertandingan pembuka Grup A Piala AFF U-19 2026 melawan Myanmar, ia meminta skuad Garuda Muda untuk fokus penuh dan siap secara mental.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Rabu (1/6/2026) pukul 20.00 WIB itu dinilai Nova tidak akan berjalan mudah. Ia mengakui bahwa tekanan psikologis kerap menjadi momok bagi pemain muda di partai perdana turnamen internasional.
"Laga pertama memang kental dengan tekanan. Kami punya pengalaman di Piala Asia U-17 2025, di mana Korea Selatan juga kesulitan saat menghadapi pertandingan pertama mereka. Itu menjadi catatan penting bagi kami," ujar Nova dalam sesi latihan, Jumat (29/5/2026).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim pelatih telah menyiapkan rekaman video pertandingan Myanmar sebagai bahan analisis taktikal. Nova berharap materi tersebut dapat membantu pemain beradaptasi dengan gaya bermain lawan. "Kami fokus pada taktikal dalam tiga hari tersisa. Semoga video yang kami dapat sangat membantu pemain," tambahnya.
Nova menekankan bahwa fleksibilitas dan adaptasi menjadi kunci di lapangan. "Sepak bola tidak pernah bisa diprediksi. Perubahan strategi dan skema bisa terjadi kapan saja. Pemain harus siap membaca situasi dan beradaptasi dengan cepat," tegasnya.
Timnas Indonesia U-19 datang ke turnamen ini dengan modal positif sebagai juara bertahan Piala AFF U-19 2025. Nova berharap para pemain mampu menjaga konsistensi dan melewati tekanan laga perdana dengan baik. "Secara mental, psikis, dan motivasi, pertandingan pertama selalu berat. Harapannya, semua bisa kami lewati dengan baik," tutupnya.
Setelah menghadapi Myanmar, Garuda Muda akan berhadapan dengan Timor Leste pada 4 Juni, sebelum menantang Vietnam tiga hari kemudian. Laga kontra Vietnam diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi peluang Indonesia melaju ke semifinal.



