Hooded Horse dan Unfrozen Buktikan Diri: Heroes of Might and Magic: Olden Era Tembus 1 Juta Kopi dalam Sebulan
Baca dalam 60 detik
- Heroes of Might and Magic: Olden Era, prekuel dari seri legendaris tahun 1995, terjual lebih dari satu juta kopi dalam waktu kurang dari sebulan sejak dirilis April lalu.
- Kesuksesan ini mendorong penerbit Hooded Horse dan pengembang Unfrozen untuk merilis peta jalan konten ekstensif, termasuk mode tim, pembaruan matchmaking, dan kampanye tambahan.
- Game ini akan terus menerima pembaruan besar hingga versi 1.0 dan seterusnya, dengan fitur seperti Thieves' Guild, level bawah tanah, dan mode Ironman.

Heroes of Might and Magic: Olden Era, prekuel dari seri strategi legendaris yang lahir pada 1995, mencatat pencapaian gemilang. Dalam waktu kurang dari sebulan sejak dirilis pada April lalu, game ini berhasil terjual lebih dari satu juta kopi. Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa waralaba klasik masih memiliki daya tarik kuat di tengah gempuran genre-game modern.
Penerbit Hooded Horse dan pengembang Unfrozen tidak menyia-nyiakan momentum ini. Mereka langsung mengumumkan peta jalan (roadmap) ambisius yang akan membawa Olden Era ke level berikutnya. Rencana tersebut terbagi dalam beberapa fase, dimulai dari kuartal ketiga 2026 hingga setelah game meninggalkan status Early Access.
Pada kuartal ketiga 2026, pemain akan disuguhkan mode permainan berbasis tim, fitur canggih untuk generator peta acak, penyeimbangan ulang kemampuan pahlawan, serta pembaruan pada roda emoji. Langkah ini diharapkan memperkaya pengalaman bermain, terutama bagi komunitas yang sudah lama menantikan variasi gameplay.
Memasuki kuartal keempat, fokus pengembangan beralih ke sistem matchmaking dan kelas epik yang akan dirombak total. Selain itu, mode penonton (spectator) dan fitur tayangan ulang (replays) akan ditambahkan. Unfrozen juga berencana mendesain ulang peningkatan alternatif untuk makhluk dalam game, memberikan lebih banyak opsi strategi bagi pemain.
Sebelum mencapai versi 1.0, Olden Era akan kedatangan sejumlah fitur baru, termasuk Thieves' Guild, level bawah tanah, perbaikan pada editor peta, statistik permainan, dan spesialisasi pahlawan yang diperbarui. Pemain juga bisa menantikan kondisi kemenangan baru dalam mode PvP, mode Ironman di kampanye, serta peningkatan level mantra maksimal dari 4 menjadi 5. Semua ini dirancang untuk memperdalam elemen taktis yang menjadi ciri khas seri Heroes of Might and Magic.
Bagi penggemar di Indonesia, pencapaian ini menegaskan bahwa genre strategi berbasis giliran masih memiliki pangsa pasar yang solid. Meskipun industri game lokal lebih didominasi game mobile dan multiplayer kompetitif, kesuksesan Olden Era bisa menjadi inspirasi bagi pengembang dalam negeri untuk mengeksplorasi waralaba klasik dengan sentuhan modern. Selain itu, dukungan fitur seperti editor peta dan berbagi peta membuka peluang bagi komunitas modding Indonesia untuk turut berkontribusi.
Setelah meninggalkan Early Access, Olden Era tidak akan berhenti berkembang. Unfrozen berjanji akan merilis Acts 2 dan 3 dari kampanye utama, mode roguelike PvE, dukungan berbagi peta, lebih banyak pencapaian, serta ekstra Steam. Dengan komitmen jangka panjang seperti ini, Olden Era berpotensi menjadi salah satu game strategi paling hidup dalam beberapa tahun ke depan. Pertanyaannya: akankah fitur-fitur ini cukup untuk mempertahankan basis pemain hingga tahun 2027?