Sinergi TNI-Polri Kawal Distribusi Bantuan Pangan untuk 336 Keluarga di Lumajang
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 336 kepala keluarga di Desa Padang, Lumajang, menerima bantuan pangan yang diawal ketat aparat TNI dan Polri pada Senin (25/5/2026).
- Pendampingan distribusi bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat pedesaan.
- Kolaborasi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri menjadi kunci menjaga transparansi dan kepercayaan publik terhadap program bantuan sosial.

Sebanyak 336 kepala keluarga (KK) di Desa Padang, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menerima paket bantuan pangan dalam sebuah kegiatan yang dikawal ketat oleh personel TNI dan Polri, Senin (25/5/2026). Proses penyaluran berlangsung tertib dan terpantau langsung oleh aparat gabungan guna menjamin bantuan sampai ke tangan masyarakat yang berhak.
Babinsa Padang dari Koramil 0821-20/Padang, Sertu Joni Sugiarti, menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen aparat dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. "Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat membantu menjaga ketenangan dan kebutuhan dasar warga," ujarnya. Menurut Joni, pengawalan distribusi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan yang langsung dirasakan.
Kepala Desa Padang, Akhmad Fauji, menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan Polri sebagai fondasi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah. "Ketika semua unsur hadir bersama, masyarakat merasa lebih tenang karena bantuan berjalan dengan pengawasan dan kepedulian bersama," katanya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini menciptakan rasa aman dan transparansi dalam setiap tahap penyaluran.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Padang, Aiptu Agus Widodo, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan bantuan pangan secara bijak untuk mendukung kebutuhan keluarga dan menjaga ketahanan rumah tangga. Ia menekankan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama di tengah tantangan ekonomi.
Pengawalan bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas sosial. Dengan pendekatan yang dekat dengan warga, distribusi bantuan tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial, tetapi juga memperkuat ikatan antara negara dan masyarakat. Ke depan, model pengawalan seperti ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain untuk memastikan program bantuan berjalan efektif dan tepat guna.



