GTA V Tembus 230 Juta Kopi, Red Dead Redemption 2 Catat 85 Juta Unit Terjual
Baca dalam 60 detik
- Penjualan GTA V bertambah 5 juta unit dalam satu kuartal, memperkuat posisinya sebagai game terlaris sepanjang masa.
- Red Dead Redemption 2 kini menjadi game terlaris ketiga sepanjang sejarah dengan 85 juta kopi, mendorong total penjualan franchise Red Dead ke 115 juta.
- Take-Two Interactive optimistis meraih pendapatan $8 miliar pada tahun fiskal 2027, didorong oleh performa kuat waralaba andalannya.

Take-Two Interactive, perusahaan induk Rockstar Games, kembali merilis laporan keuangan yang menunjukkan kekuatan luar biasa dari waralaba Grand Theft Auto dan Red Dead Redemption. Hingga kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2026, GTA V berhasil menjual tambahan 5 juta kopi, menjadikan total penjualan globalnya mencapai 230 juta unit sejak dirilis pada September 2013. Sementara itu, Red Dead Redemption 2 mencatatkan angka 85 juta kopi terjual, menempatkannya sebagai game terlaris ketiga sepanjang masa.
Pencapaian ini tidak hanya menegaskan dominasi Rockstar di industri game, tetapi juga menunjukkan daya tahan judul-judul lawas yang terus menghasilkan pendapatan signifikan. Grand Theft Auto V, yang sudah berusia lebih dari satu dekade, masih mampu mencatat pertumbuhan penjualan berkat dukungan konten daring GTA Online dan basis pemain setia. Sementara itu, Red Dead Redemption 2 yang dirilis pada 2018 juga terus diminati, terutama setelah kehadiran versi next-gen dan ekspansi Red Dead Online.
Dari sisi portofolio, Take-Two Interactive juga mengumumkan proyeksi pendapatan sebesar $8 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2027. Angka ini mencerminkan optimisme perusahaan terhadap perilisan judul-judul baru, termasuk GTA VI yang telah diumumkan dan dijadwalkan rilis pada 2025. Keberhasilan GTA V dan Red Dead Redemption 2 menjadi fondasi kuat bagi Take-Two untuk terus berekspansi, baik melalui game baru maupun layanan berlangganan.
Meskipun angka penjualan ini mengesankan, industri game tengah menghadapi tantangan berupa peningkatan biaya produksi dan persaingan ketat dari layanan game berbasis langganan. Namun, dengan basis penggemar yang loyal dan kualitas produksi yang tinggi, Rockstar dan Take-Two diprediksi akan tetap menjadi pemain kunci di pasar global. Ke depannya, kesuksesan GTA VI akan menjadi ujian apakah formula yang sama masih relevan di tengah perubahan preferensi gamer.



