Sinner Cetak Sejarah di Roma: Rekor 32 Kemenangan Beruntun di Masters 1000
Baca dalam 60 detik
- Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner memecahkan rekor Novak Djokovic dengan meraih kemenangan ke-32 berturut-turut di turnamen ATP Masters 1000.
- Kemenangan atas Andrey Rublev membawa Sinner ke semifinal Italian Open, memperkuat posisinya sebagai favorit juara di hadapan publik sendiri.
- Sinner akan berhadapan dengan Daniil Medvedev di semifinal, sementara di sektor putri, Coco Gauff dan Elina Svitolina bersiap untuk final.

Jannik Sinner, petenis peringkat satu dunia asal Italia, sukses memecahkan rekor legenda Novak Djokovic dengan meraih kemenangan ke-32 secara beruntun di turnamen ATP Masters 1000. Prestasi ini diraih setelah Sinner mengalahkan Andrey Rublev dengan skor 6-2, 6-4 dalam perempat final Italian Open di Roma, Jumat (16/5/2025).
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Sinner melaju ke semifinal turnamen yang digelar di tanah kelahirannya. Ia kini hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk menjadi petenis Italia pertama yang memenangi turnamen ini sejak Adriano Panatta pada 1976. Sinner mengaku tidak terobsesi dengan rekor, melainkan fokus pada perjalanannya sendiri. "Saya tidak bermain untuk rekor. Saya bermain untuk kisah saya sendiri. Namun, tentu saja ini sangat berarti bagi saya," ujarnya.
Pencapaian Sinner mendapat pujian dari mantan petenis Inggris, Tim Henman, yang kini menjadi analis. "Ini benar-benar fenomenal. Masters 1000 adalah ajang para pemain top, tidak ada pertandingan mudah. Ia berhasil melewati tantangan tanpa cedera, berganti permukaan lapangan, dan terus tampil brilian. Memecahkan rekor Djokovic berarti ia melakukan sesuatu yang luar biasa," komentar Henman.
Di sisi lain, Sinner masih memiliki satu misi besar: memenangi Italian Open. Ini adalah satu-satunya turnamen Masters 1000 yang belum pernah ia juarai. Djokovic sendiri telah memenangi setiap turnamen Masters setidaknya dua kali. Langkah Sinner selanjutnya adalah menghadapi Daniil Medvedev di semifinal. Medvedev sebelumnya mengalahkan petenis kualifikasi asal Spanyol dengan skor 1-6, 6-4, 7-5.
Sementara itu, di sektor putri, Coco Gauff berhasil melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah mengalahkan Sorana Cirstea 6-4, 6-3. Gauff, yang menjalani pekan melelahkan dengan beberapa pertandingan tiga set, mengaku lega bisa menang dalam dua set langsung. "Saya senang bisa melewati hari ini dengan kemenangan straight set. Ini pekan yang marathon," katanya.
Gauff akan berhadapan dengan Elina Svitolina di final. Svitolina tampil gemilang dengan mengalahkan juara tiga kali Italian Open, Iga Swiatek, melalui pertarungan sengit 6-4, 2-6, 6-2. Kemenangan ini menjadi yang kedua dalam 24 jam setelah ia menyingkirkan Elena Rybakina, peringkat dua dunia. "Perasaan ini luar biasa. Saya sudah lama tidak berada di final di sini. Saya akan menikmati kemenangan ini, lalu bersiap untuk final," ujar Svitolina.
Italian Open di Roma akan berlangsung hingga akhir pekan ini. Pertandingan semifinal putra antara Sinner dan Medvedev dijadwalkan Jumat malam, sementara final putri mempertemukan Gauff dan Svitolina pada Sabtu.



