Tragedi Air Bah di Sungai Bioa Maceak: 8 Pelajar Hanyut, 3 Orang Dinyatakan Meninggal Dunia
Baca dalam 60 detik
- Delapan pelajar SMAN 1 Lebong terseret air bah di Sungai Bioa Maceak pada Senin sore.
- Tiga pelajar meninggal dunia, sementara lima lainnya selamat (satu orang dirawat di RSUD).
- Kapolres Lebong mengimbau warga menghindari aktivitas di sungai saat cuaca tidak menentu guna mencegah kejadian serupa.

Delapan orang pelajar tersapu air bah saat berada di Sungai Bioa Maceak, Desa Lemeu, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu pada Senin (4/5/2026) petang. Musibah ini mengakibatkan tiga orang pelajar meninggal dunia setelah terseret arus sungai yang meluap secara tiba-tiba.
Daftar Korban Meninggal Dunia:
- Hanifah Alvira (17): Pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong.
- Aulia Febriyani (16): Pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong.
- Al Fahri Ramadhan (16): Pelajar SMAN 1 Kabupaten Lebong.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula ketika para pelajar tersebut sedang berjalan-jalan di sekitar lokasi sungai sebelum air tiba-tiba meluap.
| Waktu/Kejadian | Detail Peristiwa |
|---|---|
| Senin, 17.30 WIB | Air sungai meluap tiba-tiba (air bah) dan menyeret lima orang pelajar. |
| Aksi Penyelamatan | Farhan Novendri berupaya menolong dan berhasil menyelamatkan dua rekannya. |
| Status Korban Selamat | Empat orang pulang ke rumah, satu orang (Salsa Cahya Ramadhani) menjalani rawat inap di RSUD Lebong. |
"Diimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sungai saat cuaca yang tidak menentu karena dapat berpotensi debit air meningkat secara tiba-tiba," ujar Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani.
Proses evakuasi dan pencarian dipimpin langsung oleh Kapolres Lebong dengan melibatkan personel kepolisian, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. Jenazah para korban meninggal dunia telah diantar ke rumah duka masing-masing.



