Upaya pemerintah melindungi kelas menengah yang dilaporkan Antara News menunjukkan kesadaran mendalam akan kerentanan kelompok ini. Berbeda dengan kelompok miskin yang mendapat bansos langsung, kelas menengah di tahun 2026 membutuhkan "ekosistem pendukung" agar tidak tergelincir ke bawah akibat biaya hidup yang meningkat.
Menteri menekankan bahwa menjaga kelas menengah bukan hanya soal keadilan sosial, melainkan keharusan ekonomi. Jika kelompok ini menahan belanja karena ketakutan finansial, target pertumbuhan nasional akan sulit tercapai. Oleh karena itu, kebijakan diarahkan pada stabilitas harga energi dan pangan serta akses pembiayaan yang lebih terjangkau.
โข Kendali Inflasi: Memastikan harga kebutuhan dasar tetap stabil di tengah ketidakpastian global.
โข Insentif Sektoral: Keringanan pajak atau kemudahan cicilan pada sektor properti dan otomotif.
โข Lapangan Kerja: Mendorong sektor industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja terdidik.
โข Pesan Utama: "Ekonomi yang sehat adalah ekonomi di mana kelas menengahnya tumbuh dan merasa aman secara finansial."




