Target $100.000 per Bitcoin bukan lagi sekadar meme internet. Laporan dari Bitcoin Ethereum News menunjukkan bahwa dinamika pasar telah berubah secara struktural. Dengan masuknya $500 juta per hari melalui jalur ETF, "tekanan beli" yang tercipta jauh melampaui jumlah Bitcoin baru yang dihasilkan oleh para penambang setiap harinya.
Secara psikologis, angka $100.000 adalah frontier terakhir. Jika Bitcoin mampu menyentuh level ini sebelum 30 Juni, hal itu akan memicu gelombang FOMO (Fear Of Missing Out) ritel yang jauh lebih besar dari siklus mana pun sebelumnya. Namun, analis juga memperingatkan bahwa volatilitas akan meningkat tajam saat harga mendekati angka tersebut, karena banyak investor awal kemungkinan akan melakukan aksi ambil untung (profit taking) besar-besaran.
โข Konsistensi Inflow ETF: Arus kas masuk harus tetap stabil di kisaran ratusan juta dolar untuk menjaga momentum kenaikan.
โข Stabilitas Makro: Tidak adanya kejutan negatif dari data inflasi atau suku bunga global yang bisa memicu pelarian modal ke aset aman (safe haven) tradisional.
โข Rasio HODL: Data on-chain menunjukkan pemegang jangka panjang masih enggan melepas aset mereka, memperparah kondisi kurangnya pasokan di pasar.
โข Pesan Utama: "Perjalanan menuju $100K adalah marathon, bukan sprint; namun dengan dukungan institusi, garis finis terlihat lebih dekat dari sebelumnya."




