Review The Drama: Mengapa Pernikahan Kontroversial Zendaya di Film Ini Wajib Anda Tonton
Baca dalam 60 detik
- Film komedi romantis gelap The Drama yang dibintangi Zendaya dan Robert Pattinson memicu kontroversi besar karena mengangkat isu sensitif mengenai rencana penembakan sekolah.
- Konflik memuncak akibat permainan pranikah di mana karakter Zendaya mengaku pernah berniat melakukan kejahatan fatal saat remaja, membuat calon suaminya dilanda paranoia berat.
- Terlepas dari reaksi keras publik mengenai pemilihan topik tersebut, para kritikus sangat merekomendasikan film ini berkat penampilan akting yang luar biasa dan eksekusi satir psikologis sutradara Kristoffer Borgli yang brilian.

Bintang papan atas Hollywood, Zendaya dan Robert Pattinson, beradu akting dalam "The Drama", sebuah film komedi romantis bernuansa gelap yang sukses memicu kontroversi besar di awal tahun 2026. Disutradarai oleh Kristoffer Borgli, film produksi A24 ini mendobrak batasan genre dengan memadukan kecemasan pranikah dan isu sosial yang sangat sensitif di masyarakat modern.
Cerita berpusat pada sepasang kekasih, Emma (Zendaya) dan Charlie (Pattinson), yang sedang mempersiapkan hari pernikahan mereka. Ketegangan memuncak saat mereka melakukan permainan tantangan bersama teman-temannya untuk mengungkap "hal terburuk yang pernah kamu lakukan". Pengakuan mengejutkan Emma bahwa ia pernah merencanakan penembakan massal di sekolah saat remaja—meski akhirnya dibatalkan—langsung mengubah romansa indah tersebut menjadi mimpi buruk psikologis bagi sang calon suami.
Fakta Film "The Drama":
- Sutradara & Penulis: Kristoffer Borgli (dikenal lewat karya satirnya, "Dream Scenario").
- Pemeran Utama: Zendaya (Emma) dan Robert Pattinson (Charlie).
- Studio Produksi: A24.
- Inti Kontroversi: Mengangkat isu trauma penembakan sekolah (school shooting) sebagai plot twist dalam film komedi romantis.
Tak pelak, premis cerita ini memancing reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk keluarga korban tragedi penembakan nyata yang menilai penyajian materi traumatis dalam format rom-com terasa kurang peka. Namun, di balik perdebatan moral yang panas tersebut, para kritikus film justru mendesak penonton untuk tetap hadir ke bioskop. Borgli dinilai sangat brilian dalam mengeksekusi satir yang mencekam, memaksa penonton mempertanyakan seberapa jauh mereka benar-benar mengenal masa lalu pasangannya.
"Ini adalah komedi pernikahan Hollywood yang secara provokatif bertabrakan dengan fenomena psikologis kelam. Terlepas dari rasa tidak nyaman yang ditimbulkan, penampilan memukau Zendaya dan Pattinson menjadikan film ini sebagai salah satu karya satire paling wajib ditonton di tahun 2026."
Komparasi Karakter Utama "The Drama"
| Karakter | Diperankan Oleh | Dinamika Psikologis dalam Cerita |
|---|---|---|
| Emma | Zendaya | Calon pengantin wanita yang tampak sempurna dan penuh empati, namun menyembunyikan rahasia masa remaja yang sangat kelam. |
| Charlie | Robert Pattinson | Sejarawan seni naif yang mulai dilanda paranoia parah dan halusinasi menakutkan setelah mendengar pengakuan mengejutkan tunangannya. |
Kombinasi antara naskah yang tajam, manipulasi efek suara yang mencekam (eerie sound design), serta akting luar biasa dari kedua bintang utamanya membuat film ini sangat membekas. The Drama lebih dari sekadar hiburan biasa; ia adalah sebuah eksplorasi batas kepercayaan yang pasti akan memicu diskusi panjang di kalangan penontonnya.



