Tragis! Pasutri Pengendara Motor yang Terseret Arus Banjir di Jalur Puncak Ditemukan Meninggal Dunia
Baca dalam 60 detik
- Nasib Nahas: Sepasang suami istri asal Bandung meninggal dunia akibat terseret derasnya arus banjir saat melintasi Jalur Puncak, Kabupaten Cianjur menggunakan sepeda motor.
- Lokasi Penemuan Jauh: Jasad keduanya ditemukan oleh tim SAR gabungan di dua lokasi terpisah yang berjarak puluhan kilometer dari tempat kejadian perkara, yakni di irigasi Junghil Majalaya dan muara Cirata.
- Operasi Ditutup: Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan, kedua jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi pencarian SAR resmi ditutup.

Tragedi akibat cuaca ekstrem kembali memakan korban jiwa. Sepasang suami istri (pasutri) asal Bandung yang dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir di jalur Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Melansir laporan dari Kompas.com, insiden nahas ini bermula ketika korban tengah melintasi jalur Puncak dengan mengendarai sepeda motor di tengah cuaca buruk. Derasnya luapan air yang membanjiri jalan raya membuat korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terseret masuk ke dalam aliran sungai yang sedang mengalir deras. Warga di sekitar lokasi kejadian sebenarnya sempat berupaya keras memberikan pertolongan, namun tingginya debit air membuat tubuh kedua korban dengan cepat menghilang terbawa arus.
- Identitas Korban: Berdasarkan identifikasi Inafis Polres Cianjur, korban dipastikan adalah Tubagus dan istrinya, Sri.
- Lokasi Penemuan: Jasad suami ditemukan di saluran irigasi Junghil Majalaya (berjarak sekitar 25 kilometer dari lokasi awal), sementara jasad istri ditemukan secara terpisah di muara Cirata, Desa Kamurang.
- Tim Gabungan: Operasi pencarian dilakukan sejak malam kejadian dengan menyisir aliran Sungai Ciguntur, Sungai Cikundul, hingga Waduk Cirata oleh personel TNI/Polri, Damkar, BPBD, SAR, dan relawan.
Kepala Unit SAR Cianjur, Andika, mengonfirmasi bahwa setelah penemuan dan proses identifikasi selesai dilakukan, kedua jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga agar dapat segera dimakamkan. Dengan diserahkannya jenazah korban, operasi pencarian (SAR) gabungan secara resmi dinyatakan ditutup. Pihak berwenang tidak henti-hentinya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat harus melintasi jalur rawan genangan banjir di tengah curah hujan yang tinggi.
| Detail Evakuasi Bencana | Keterangan |
|---|---|
| Korban Meninggal | Tubagus & Sri (Pasutri asal Bandung) |
| Titik Kejadian | Jalur Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat |
| Titik Penemuan | Irigasi Junghil Majalaya & Muara Cirata (Kec. Cikalongkulon) |



