Terjebak Kebakaran di Tempat Kerja, Pekerja Migran Asal Buleleng Meninggal Dunia di Rusia
Baca dalam 60 detik
- Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng, Bali, bernama Desak Komang Ayu Gayatri, meninggal dunia di Moskow, Rusia, akibat terjebak dalam kebakaran di tempat kerjanya.
- Korban yang bekerja sebagai terapis spa tersebut mengalami keracunan karbon monoksida saat kebakaran terjadi pada 5 Maret 2026, dan meninggal dunia dua hari kemudian setelah sempat dirawat di rumah sakit.
- Jenazah telah berhasil dipulangkan ke kampung halamannya di Bali pada 15 Maret 2026 dengan seluruh biaya ditanggung oleh pihak perusahaan, dan rencananya akan diupacarai Ngaben pada 22 Maret 2026.

Kabar duka datang dari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Desak Komang Ayu Gayatri dilaporkan meninggal dunia di Moskow, Rusia, setelah menjadi korban insiden kebakaran di tempat kerjanya. Berdasarkan laporan dari Kompas.com, kejadian tragis tersebut berlangsung pada awal Maret 2026.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, mengonfirmasi bahwa Desak Gayatri, yang bekerja sebagai terapis spa, terjebak saat kebakaran melanda area sauna di tempatnya bekerja pada Kamis (5/3/2026). Meskipun sempat berusaha menyelamatkan diri dan mendapat perawatan medis selama dua hari di rumah sakit setempat, nyawanya tidak tertolong akibat keracunan gas karbon monoksida dari asap kebakaran tersebut.
Berikut adalah sejumlah informasi terkait penanganan dan pemulangan jenazah almarhumah ke Tanah Air:
- Waktu Kematian: Setelah insiden kebakaran pada 5 Maret 2026, korban sempat dirawat secara intensif namun akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026.
- Proses Pemulangan: Usai proses administrasi selesai, jenazah diterbangkan dari Moskow dan tiba di Terminal Kargo Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Minggu (15/3/2026) pagi menggunakan maskapai Aeroflot.
- Tanggung Jawab Perusahaan: Seluruh biaya proses pemulangan jenazah hingga biaya pemakaman dan upacara adat ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan tempat almarhumah bekerja di Rusia.
Setibanya di Bali, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Panji dengan didampingi oleh pihak keluarga, perwakilan BP3MI Bali, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dan staf Disnaker Buleleng. Rencananya, pihak keluarga akan melangsungkan upacara Ngaben untuk almarhumah pada hari Minggu, 22 Maret 2026, di Kuburan Desa Adat Panji.
"Untuk biaya proses pemulangan itu dibantu oleh perusahaan tempat dia (pekerja migran) bekerja. Termasuk biaya pemakaman dan upacara." - Putu Arimbawa, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng.



