Kritik Gahar Paul Merson: Ada yang Salah dengan Skuad Ipswich Town Usai Ditahan Imbang Tim Papan Bawah
Baca dalam 60 detik
- Paul Merson mengkritik keras Ipswich Town karena membuang poin melawan tim papan bawah, Stoke City dan Leicester City.
- Merson menilai pemain Ipswich bermain meremehkan lawan di babak pertama, yang berakibat fatal bagi ambisi promosi otomatis mereka.
- Sembilan laga tersisa menjadi ujian gahar bagi manajer Kieran McKenna untuk membuktikan kualitasnya di tengah tekanan berat.

Laju promosi Ipswich Town kembali mendapat sorotan tajam dari para pundit sepak bola Inggris. Berdasarkan laporan dari Football League World per 12 Maret 2026, mantan pemain dan analis Sky Sports, Paul Merson, secara terang-terangan melontarkan kritik keras terhadap skuad asuhan Kieran McKenna. Hal ini menyusul kegagalan The Tractor Boys meraih poin penuh setelah ditahan imbang oleh tim papan bawah, Stoke City dan Leicester City.
Ipswich Town, yang memiliki salah satu kedalaman skuad terbaik di Championship musim ini, justru belum pernah sekalipun menembus zona promosi otomatis. Meski mencatatkan rekor minim kekalahan sejak November lalu, hasil imbang beruntun melawan tim yang sedang berjuang di papan bawah klasemen dinilai sebagai sinyal bahaya. Di tahun 2026 ini, ekspektasi terhadap McKenna sangat gahar, namun inkonsistensi performa di lapangan justru membuat posisi mereka tertahan di peringkat keempat, tertinggal dari Middlesbrough, Millwall, dan Coventry City.
Berikut adalah inti dari kritikan tajam yang dilepaskan Merson secara langsung di televisi:
- Arogansi Babak Pertama: Merson menilai para pemain Ipswich bermain setengah hati di babak pertama melawan Leicester, seolah menganggap remeh lawan dan yakin bisa menang dengan mudah.
- Kehilangan Poin Krusial: Memasuki fase genting musim dengan jadwal padat hingga Paskah, membuang poin melawan tim papan bawah adalah sebuah kesalahan fatal jika ingin meraih tiket promosi otomatis.
- Alarm Bahaya McKenna: Meski tampil dominan di babak kedua, ketidakstabilan mentalitas skuad dari menit awal membuat Merson menyimpulkan bahwa "ada sesuatu yang salah" di dalam tim tersebut.
Sembilan pertandingan terakhir musim ini akan menjadi ujian hidup dan mati bagi reputasi Kieran McKenna. Jika gagal mengamankan tiket promosi, label "pelatih jenius" yang melekat padanya berkat kesuksesan berturut-turut di tahun sebelumnya dipastikan akan luntur. Kini, seluruh mata tertuju pada bagaimana skuad Ipswich merespons kritikan gahar ini saat menghadapi jadwal neraka melawan rival-rival langsung seperti Millwall, Southampton, dan Norwich City di pekan mendatang.
"Di liga seketat Championship, Anda tidak bisa memenangkan pertandingan jika hanya 'hadir' di lapangan; Anda harus mendominasinya sejak peluit pertama dibunyikan."



