Kritik Resident Evil Requiem: IGN Sebut Seri Ulang Tahun Ke-30 Alami "Krisis Identitas"
Baca dalam 60 detik
- Resident Evil Requiem dikritik karena membelah gaya permainan antara horor murni dan aksi penuh.
- Bagian karakter Grace dipuji karena atmosfernya, sementara bagian Leon dipuji karena aksi serunya.
- Gabungan keduanya dianggap menciptakan ketidakseimbangan nada yang merusak imersi cerita.

Kritik Resident Evil Requiem: IGN Sebut Seri Ulang Tahun Ke-30 Alami "Krisis Identitas"
Entri utama terbaru dari Capcom, Resident Evil Requiem, yang dirilis untuk merayakan ulang tahun ke-30 waralaba ini, mendapatkan sorotan tajam. Berdasarkan artikel opini dari IGN, meskipun secara teknis memukau, game ini dinilai mengalami "krisis identitas" akibat upaya menggabungkan dua gaya permainan yang bertolak belakang.
Requiem membagi kampanye utamanya menjadi dua bagian: sisi Grace yang mengusung survival horror murni yang lambat dan mencekam, serta sisi Leon S. Kennedy yang penuh aksi bombastis. Kritikus berpendapat bahwa transisi ekstrem antara kedua gaya ini menciptakan ketidakharmonisan nada cerita (tonal whiplash), alih-alih memberikan penghormatan yang mulus bagi sejarah panjang seri tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN GAMEPLAY (2026)
| Aspek Kampanye | Detail Karakter & Gaya Main |
|---|---|
| Sisi Grace | First-person, sumber daya terbatas, fokus pada teka-teki dan atmosfer horor psikologis. |
| Sisi Leon | Third-person, aksi intens ala RE4, sistem *upgrade* senjata berdasarkan jumlah bunuhan. |
| Skor Resepsi | IGN: 9/10 (Umum), Metacritic: 89 (Pujian kritis tinggi meski ada perdebatan nada). |
Artikel tersebut mengkritik bagaimana momen emosional dalam cerita Grace seringkali dipatahkan oleh intervensi Leon yang terlalu berorientasi pada aksi. Hal ini mengingatkan para penggemar pada struktur Resident Evil 6 yang sempat membagi basis penggemar di masa lalu, meskipun Capcom diakui telah melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dalam memoles masing-masing bagian di Requiem.
Meskipun ada perdebatan mengenai krisis identitas ini, Resident Evil Requiem tetap diakui sebagai salah satu pencapaian teknis terbesar Capcom di tahun 2026. Game ini tersedia di berbagai platform termasuk konsol terbaru Nintendo (Switch 2), dan diprediksi akan menjadi subjek diskusi panjang mengenai arah masa depan genre horor di industri game global.



