Pengalaman mengalahkan ambisi. Di ketinggian Mexico City, King Green menunjukkan mengapa ia adalah salah satu petarung paling berbahaya dan sulit ditebak di dunia MMA.
Berdasarkan laporan dari BJPENN.com per 1 Maret 2026, King Green tampil luar biasa dalam laga utama pendukung (co-main event) di Meksiko. Menghadapi Daniel Zellhuber yang jauh lebih muda dan memiliki jangkauan kaki yang mematikan, Green menggunakan pertahanan bahu (shoulder roll) dan serangan balik yang tajam untuk mendikte tempo. Zellhuber sempat memberikan perlawanan di ronde pertama dengan tendangan ke arah tubuh, namun di ronde kedua, Green berhasil menutup jarak dan mendaratkan serangan telak yang meruntuhkan pertahanan petarung Meksiko tersebut. Kemenangan ini sekaligus memutus tren positif Zellhuber dan mengangkat posisi Green kembali ke jajaran elit kelas ringan.
Ringkasan Performa King Green:
- Akurasi Serangan: 58% serangan signifikan mendarat tepat sasaran.
- Defensive Mastery: Menghindari 70% upaya serangan balik dari Zellhuber.
- Faktor Penentu: Penggunaan jab yang konsisten untuk merusak ritme lawan sebelum melancarkan serangan pemungkas.
Secara objektif, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Daniel Zellhuber mengenai pentingnya variasi serangan saat menghadapi lawan veteran yang memiliki IQ bertarung tinggi. Bagi King Green, kemenangan ini membuka pintu untuk laga besar melawan petarung di peringkat 10 besar kelas ringan pada musim panas 2026 nanti. Fokus kini beralih pada siapa yang akan menjadi lawan Green selanjutnya; apakah ia akan mendapatkan laga *rematch* yang ia inginkan atau justru menantang nama baru yang sedang naik daun?




