Jayson Tatum mungkin adalah pemain terbaik dalam daftar roster Boston Celtics, namun menurut Kevin O'Connor, ia bukanlah variabel paling krusial untuk memenangkan gelar di tahun 2026.
Dalam laporan terbarunya di Hardwood Houdini, Kevin O'Connor memberikan perspektif yang menyentak zona nyaman para pendukung Celtics. Ia menyoroti bagaimana tim-tim lawan kini telah menemukan cara untuk "meredam" Tatum melalui skema double-team yang intens. Hal ini memaksa Celtics untuk mengandalkan Jaylen Brown sebagai pemecah kebuntuan utama dan Derrick White sebagai pengatur serangan yang tak terduga.
Poin Utama Prediksi Kevin O'Connor:
- Dominasi Jaylen Brown: KOC memprediksi Brown akan mengambil peran lebih besar dalam penguasaan bola (Usage Rate) di menit-menit akhir pertandingan.
- Faktor Derrick White: White disebut sebagai "pemain paling efisien di liga" yang kemampuannya melakukan block dan tembakan tiga angka krusial menjadi pembeda antara menang dan kalah.
- Adaptasi Strategi: Joe Mazzulla diprediksi akan lebih sering menggunakan Tatum sebagai "umpan" (decoy) untuk membuka ruang bagi pemain lain, sebuah pengorbanan statistik demi kejayaan tim.
Analisis ini tidak bermaksud meremehkan bakat Tatum, melainkan menekankan betapa dalamnya skuat Boston saat ini. Di tahun 2026, Celtics bukan lagi tim yang "Tatum-sentris". Mereka telah berevolusi menjadi sebuah kolektif yang bisa menghancurkan lawan dari berbagai sudut, menjadikan prediksi dynasti mereka di Wilayah Timur semakin masuk akal.




