Arsenal akan bertandang ke Molineux pada Rabu malam dengan misi memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League. Namun, manajer Mikel Arteta harus memutar otak lebih keras menyusul badai cedera yang menimpa beberapa pemain kunci. Laporan dari football.london pada 16 Februari 2026 menyoroti kemungkinan rotasi besar-besaran, terutama dengan absennya sang kapten Martin Odegaard dan bek serbabisa Riccardo Calafiori. Laga ini akan menjadi pembuktian sejauh mana kedalaman skuad The Gunners mampu menjaga ritme juara mereka.
Lubang Kreativitas di Lini Tengah
Absennya Martin Odegaard akibat benturan yang dialami saat melawan Brentford meninggalkan celah besar dalam kreativitas serangan. Arteta diperkirakan akan menurunkan Leandro Trossard atau menggeser Kai Havertz lebih dalam untuk mengisi peran nomor sepuluh. Di lini pertahanan, kembalinya Ben White menjadi angin segar setelah ia dipastikan bugar pasca-laga FA Cup melawan Wigan. White kemungkinan besar akan mengisi pos bek kanan, sementara Jurrien Timber atau Oleksandr Zinchenko akan bersaing memperebutkan posisi bek kiri yang ditinggalkan Calafiori.
Fokus utama Arteta adalah menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan melawan Wolves yang dikenal gigih saat bermain di kandang. Di lini depan, Gabriel Jesus yang tengah dalam performa tajam diprediksi akan memimpin lini serang, didampingi oleh Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli di sektor sayap. Kecepatan transisi akan menjadi kunci bagi Arsenal untuk membongkar pertahanan rendah Wolves, sembari berharap Declan Rice mampu mengontrol aliran bola di lini tengah tanpa kehadiran tandem kreatif utamanya.
Menjaga Momentum Menuju Derby
Kemenangan atas Wolves bukan hanya soal tiga poin, melainkan suntikan moral krusial sebelum menghadapi Tottenham di Derby London Utara akhir pekan ini. Mikel Arteta sadar bahwa setiap poin di fase ini sangat berharga untuk menjauhkan diri dari kejaran Manchester City. Fokus kini tertuju pada kematangan taktis para pemain pelapis untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi bagian dari tim pemburu gelar. Jika Arsenal mampu melewati ujian di Molineux dengan skuad yang pincang, sinyal juara mereka akan semakin kuat terdengar di seluruh Inggris.




