Ketegangan antara Barcelona dan Atletico Madrid pasca-semifinal leg pertama Copa del Rey semakin memanas, namun kali ini konflik terjadi di level direksi. Mateu Alemany, Direktur Olahraga Atletico Madrid yang juga mantan petinggi Barcelona, memberikan respons menohok terhadap keluhan resmi yang diajukan kubu Catalan terkait kepemimpinan wasit. Laporan dari Barca Universal pada Senin, 16 Februari 2026, menyoroti bagaimana Alemany merasa "heran" dengan fokus Barcelona yang lebih banyak menyoroti keputusan wasit daripada kekalahan telak 0-4 yang mereka alami di lapangan.
Teknologi Objektif vs Interpretasi Subjektif
Barcelona sebelumnya mengajukan keluhan resmi kepada RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) mengenai penggunaan VAR yang dianggap tidak konsisten, terutama terkait gol mereka yang dianulir (yang seharusnya mengubah skor menjadi 4-1) serta kartu merah untuk Eric Garcia. Namun, Alemany membela keputusan tersebut dengan argumen teknis. "Saya merasa aneh orang-orang membicarakan wasit. Soal offside, saat ini sudah dicek secara teknologi. Itu objektif dan bukan masalah interpretasi," tegas Alemany.
Bagi Alemany, tidak ada istilah "sedikit offside"βjika teknologi menunjukkan posisi tersebut, maka keputusan itu mutlak benar. Ia juga mengingatkan bahwa Atletico pernah mengalami nasib serupa saat melawan Real Betis. Namun, pihak Barcelona tetap bersikeras bahwa ada standar ganda dalam penegakan disiplin, mencontohkan pelanggaran Giuliano Simeone terhadap Alejandro Balde yang menurut mereka luput dari tinjauan VAR, kontras dengan perlakuan terhadap Eric Garcia.
Perang Urat Saraf Menjelang Leg Kedua
Pernyataan Alemany ini dinilai menambah bumbu pedas menjelang pertemuan leg kedua di Camp Nou. Dengan latar belakangnya sebagai mantan arsitek skuad di Barcelona, Alemany sangat memahami atmosfer internal klub tersebut dan bagaimana narasi kontroversi sering kali digunakan saat tim sedang tertekan. Kini, beban berat ada di pundak Hansi Flick untuk membuktikan bahwa Barcelona mampu bangkit melalui performa teknis di lapangan, alih-alih terjebak dalam perdebatan administratif yang tidak akan mengubah hasil papan skor 0-4 yang mencolok tersebut.




