Adam Driver Tolak Kembali ke 'Girls', Revival HBO Kehilangan Magnet Utama
Baca dalam 60 detik
- Adam Driver memastikan absen dari lima episode revival Girls yang akan digarap HBO pada 2027.
- Keputusan ini membuka ruang bagi Lena Dunham untuk mengarahkan cerita ke dinamika persahabatan tanpa kehadiran karakter Adam Sackler.
- Masa depan waralaba Girls pasca-revival akan bergantung pada respons penggemar lama dan kemampuan menarik audiens baru.

Adam Driver tidak akan bergabung dalam proyek kebangkitan serial Girls yang disiapkan HBO. Pemeran Adam Sackler itu menegaskan absennya dari lima episode terbatas yang akan mulai syuting pada 2027, meski hampir seluruh pemeran asli dikonfirmasi kembali. Kepastian ini menutup spekulasi penggemar tentang kemungkinan reuni layar antara Driver dan Lena Dunham, sembari menandai babak baru bagi waralaba yang telah lama hiatus.
Keputusan Driver bukan hal mengejutkan. Dalam memoar terbarunya, Famesick, Dunham sempat mengulas relasi personal mereka yang naik-turun selama produksi. Ia menggambarkan Driver sebagai sosok yang bisa bersikap temperamental, agresif secara verbal, dan mendominasi secara fisik, namun di sisi lain protektif dan penuh kasih. Pernyataan tersebut, meski tidak secara langsung menjadi penyebab, memberi konteks mengapa kehadiran Driver di proyek ini sejak awal diragukan.
Sejak Girls berakhir hampir satu dekade lalu, karier Driver melesat jauh melampaui serial yang membesarkan namanya. Ia membintangi trilogi Star Wars terbaru, Marriage Story, The Last Duel, House of Gucci, hingga Ferrari. Absennya di revival justru mempertegas jarak antara identitas publiknya kini dan masa awal kariernya di televisi kabel.
Dunham mengaku ide menghidupkan kembali Girls muncul tiba-tiba saat ia berendam. Menjelang usia 40, karakter-karakternya seolah berbicara kembali dan memaksanya untuk menuliskan kelanjutan kisah mereka. "Kami selalu berkata hanya akan kembali ke Girls jika ada cerita spesifik yang ingin kami sampaikan," ujarnya dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa kehadiran kembali kelima tokoh utama akan sulit dihentikan begitu mereka mulai berbicara.
Bagi HBO, proyek ini adalah taruhan nostalgia yang tak sepenuhnya bebas risiko. Serial asli Girls menjadi fenomena budaya pada 2010-an karena potret mentah kehidupan perempuan muda di New York, tetapi juga menuai kritik soal representasi ras dan kelas. Kehadiran kembali para pemain inti diharapkan menarik pelanggan lama, namun absennya Driver mengurangi daya tarik bagi sebagian penonton yang mengikuti dinamika Hannah-Adams sebagai salah satu poros emosional cerita.
Di sisi lain, Dunham menyebut kembalinya ia ke kursi kreatif sebagai kesempatan langka. "Jarang sekali kita bisa kembali ke sesuatu yang mengubah hidup dengan bekal pemahaman yang baru," katanya. Ia menyatakan antusiasme untuk bekerja lagi dengan para pemeran dan tim HBO yang terus menemukan audiens baru dari serial tersebut. Produksi dijadwalkan berjalan tahun depan, dengan Dunham tetap menjalankan peran sebagai kreator sekaligus bintang.
Pertanyaannya kini: apakah Girls masih relevan bagi lanskap televisi 2027 yang jauh lebih kompetitif? Tanpa Driver, revival ini akan diuji kemampuannya merangkai cerita yang tidak bergantung pada satu karakter laki-laki sentral. Jika berhasil, HBO membuktikan bahwa warisan Girls terletak pada persahabatan kelima tokohnya, bukan pada romansa yang pernah menjadi wajah serial itu.



