Pedro Acosta Tinggalkan Red Bull, Resmi Gandeng Monster Energy Jelang Gabung Ducati
Baca dalam 60 detik
- Pedro Acosta mengakhiri kerja sama enam tahun dengan Red Bull dan menandatangani kontrak sponsor pribadi dengan Monster Energy.
- Kesepakatan ini muncul bersamaan dengan kepindahannya ke Ducati untuk MotoGP 2027, di mana ia akan menjadi tandem Marc Marquez.
- Monster Energy yang juga mensponsori Ducati hingga 2027 membuka jalan bagi Acosta untuk tampil dengan identitas baru, sementara spekulasi kedatangan Red Bull ke Bologna masih belum terkonfirmasi.

Pedro Acosta resmi mengikat kerja sama sponsorship pribadi dengan Monster Energy, menandai berakhirnya hubungan panjang bersama Red Bull yang telah membesarkan namanya di dunia balap motor. Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan media sosial pada Jumat (11/4/2025) waktu setempat, tepat sebelum seri pembuka MotoGP Qatar dimulai, dengan menampilkan logo hiu dan nama 'Acosta' sebagai identitas barunya.
Keputusan ini tidak bisa dilepaskan dari langkah besar Acosta menuju tim pabrikan Ducati pada musim 2027. Selama ini, pembalap asal Spanyol tersebut identik dengan Red Bull karena kontraknya dengan KTM mewajibkan ia membawa logo perusahaan minuman energi asal Austria itu di setiap penampilannya. Namun, statusnya sebagai pembalap Ducati membuatnya bebas menjalin kesepakatan personal dengan merek lain, dan Monster Energy menjadi pilihan pertamanya.
Monster Energy sendiri bukan nama baru di lingkungan Ducati. Pabrikan asal Bologna itu telah lama disponsori oleh Monster Energy, dengan kontrak yang berlaku hingga akhir 2027. Artinya, Acosta akan mengenakan warna yang selaras dengan tim barunya, sekaligus menandai peralihan dari Red Bull yang selama ini menjadi identitasnya di lintasan.
Perjalanan Acosta bersama Red Bull terbilang gemilang. Ia mencatatkan diri sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup 2019 sebelum meraih gelar juara pada 2020. Prestasi itu membawanya ke Moto3 bersama tim Ajo KTM Red Bull pada 2021, di mana ia langsung menjuarai kelas tersebut. Pada 2022, ia naik ke Moto2 dengan struktur tim yang sama dan kembali mengukuhkan dominasinya dengan tujuh kemenangan serta 14 podium.
Debat MotoGP dimulai pada 2024 bersama tim satelit Tech 3 KTM Red Bull, sebelum akhirnya promosi ke tim pabrikan KTM pada musim berikutnya. Sepanjang periode itu, Red Bull tidak pernah menjadi sponsor pribadinya secara langsung, melainkan bagian dari paket kerja sama dengan KTM. Kini, dengan statusnya sebagai pembalap Ducati, Acosta memiliki kebebasan untuk menjalin kontrak personal, dan Monster Energy menjadi mitra pertamanya.
"Ini adalah langkah baru bagi Acosta. Ia ingin membangun identitasnya sendiri di Ducati, dan Monster Energy memberinya ruang untuk itu," ujar seorang sumber di paddock yang enggan disebutkan namanya.
Menariknya, situasi ini mirip dengan yang dialami Marc Marquez. Juara dunia delapan kali itu harus melepas sponsor pribadinya bersama Red Bull ketika memutuskan bergabung dengan Ducati. Kini, Marquez dan Acosta akan menjadi tandem di garasi Ducati, dengan Monster Energy sebagai sponsor utama tim. Spekulasi pun berkembang bahwa Red Bull mungkin akan merapat ke Ducati dalam dua tahun ke depan, meski informasi tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh pihak terkait.
Bagi Acosta, kepindahan ke Ducati dan kerja sama dengan Monster Energy bukan sekadar soal sponsorship. Ini adalah langkah strategis untuk membangun citra sebagai pembalap papan atas yang mampu bersaing di level tertinggi. Ducati, yang dalam beberapa musim terakhir mendominasi MotoGP, menjadi panggung ideal untuk membuktikan kapasitasnya.
Di sisi lain, Red Bull kehilangan salah satu aset mudanya yang paling menjanjikan. Selama ini, Red Bull dikenal jeli dalam mengorbitkan talenta muda melalui program Rookies Cup. Kepergian Acosta bisa menjadi pukulan tersendiri, meski perusahaan asal Austria itu masih memiliki sederet pembalap lain di bawah sayapnya.
Yang jelas, peta persaingan sponsor di MotoGP akan semakin menarik. Monster Energy kini memiliki dua pembalap Ducati di bawah payungnya, sementara Red Bull harus mencari cara untuk tetap eksis di garasi tim pabrikan Italia itu. Akankah Red Bull benar-benar merapat ke Ducati pada 2027, atau justru memperkuat ikatan dengan KTM? Publik menanti langkah selanjutnya, terutama menjelang musim 2027 yang akan menjadi babak baru bagi Acosta dan Ducati.



