Aston Villa Kunci Unai Emery dengan Kontrak Baru, Manchester United Kehilangan Target Utama
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa mempercepat negosiasi perpanjangan kontrak Unai Emery di tengah ketertarikan Manchester United.
- Kesepakatan anyar mencakup kenaikan gaji dan perpanjangan durasi, plus jaminan kendali atas kebijakan transfer.
- Langkah ini menutup peluang United mendekati Emery sekaligus mengokohkan proyek jangka panjang Villa.

Aston Villa bergerak cepat mengamankan masa depan Unai Emery. Menurut laporan The Telegraph, pembicaraan mengenai kontrak baru telah memasuki tahap lanjut, dengan pelatih asal Spanyol itu semakin dekat untuk memperpanjang ikatannya yang sebenarnya masih berlaku hingga 2029. Langkah ini sekaligus memutus spekulasi yang mengaitkan Emery dengan kursi pelatih Manchester United.
Bagi Villa, keputusan tersebut bukan sekadar formalitas. Emery adalah arsitek kebangkitan klub dalam beberapa musim terakhir. Ia membawa Villa kembali ke Liga Champions dan musim lalu mengakhiri penantian 30 tahun tanpa trofi mayor dengan menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg 3-0 di final. Prestasi itu membuat manajemen yakin bahwa stabilitas di bangku pelatih adalah fondasi utama untuk bersaing di papan atas Premier League dan Eropa.
Pada Rabu lalu, klub mengonfirmasi bahwa chairman Nassef Sawiris bertemu dengan Emery, Roberto Olabe, dan Damian Vidagany untuk membahas rencana beberapa tahun ke depan. Pernyataan resmi klub menegaskan bahwa proyek ini melampaui 2029, dengan Emery sebagai tokoh sentral. Laporan juga menyebut Olabe dan Vidagany sedang bernegosiasi untuk perpanjangan kontrak, yang jika terwujud akan mempertahankan struktur kepemimpinan sepak bola yang ada.
Fabrizio Romano, jurnalis transfer terkemuka, mengungkapkan bahwa langkah Villa ini bertujuan ganda. “Aston Villa ingin menunjukkan kepercayaan dan dukungan penuh kepada Unai Emery. Yang tak kalah penting, mereka ingin menutup semua kemungkinan bagi Manchester United,” ujarnya di kanal YouTube pribadinya. Romano menambahkan bahwa pertemuan pada Rabu itu melibatkan chairman dan direktur untuk memajukan negosiasi kontrak baru yang lebih baik dari segi durasi dan gaji, namun tetap memberikan kekuasaan yang sama kepada Emery dalam hal transfer.
“Model Aston Villa berjalan sangat baik karena Unai terlibat, chairman terlibat. Roberto Olabe dan Damian Vidagany melakukan pekerjaan luar biasa. Jadi mereka semua bersama,” kata Romano.
Manchester United sendiri tengah mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Michael Carrick, yang masih dalam sorotan meski baru membawa tim comeback atas Roma pada Selasa. Kekalahan 3-0 Villa di Barcelona di Liga Champions pekan lalu tidak mengubah pandangan dewan klub terhadap Emery. Mereka tetap menilai pria 53 tahun itu sebagai figur kunci yang mampu menjaga daya saing tim di tengah tekanan kompetisi.
Bagi penggemar Villa, arah pembicaraan ini menjadi sinyal positif. Klub tidak hanya berusaha mempertahankan pelatih, tetapi juga memastikan kesinambungan proyek olahraga secara keseluruhan. Sementara itu, United harus mencari alternatif lain jika benar-benar gagal mendekati Emery. Pertanyaan besarnya: apakah Villa mampu mempertahankan momentum di bawah kendali Emery, atau justru sebaliknya, United akan beralih ke target lain yang tak kalah mengejutkan?



