Empat Pemain Lokal Curi Perhatian di Pekan Ketujuh BRI Super League, Persija dan Persib Raih Poin Penting
Baca dalam 60 detik
- Adam Alis dan Rizky Ridho menjadi penentu kemenangan Persib dan Persija, sementara Dandy Sonriza serta Hugo Samir berkontribusi untuk Borneo FC.
- Gol-gol pemain lokal ini tidak hanya menghiasi papan skor tetapi juga mempertegas peran sentral talenta domestik di kompetisi BRI Super League.
- Konsistensi performa mereka berpotensi memperkuat lini Timnas Indonesia dan menambah daya saing klub di papan klasemen.

Pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 menjadi panggung bagi empat pemain lokal yang tampil impresif dan langsung memberi dampak pada hasil pertandingan. Adam Alis (Persib Bandung), Rizky Ridho (Persija Jakarta), serta duet Borneo FC Dandy Sonriza dan Hugo Samir menjadi sorotan setelah gol-gol mereka menentukan kemenangan tim masing-masing.
Persaingan di papan atas kian memanas. Persija Jakarta kukuh di puncak klasemen dengan 18 poin berkat kemenangan 2-1 atas Persik Kediri di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026). Sementara Persib Bandung merangkak ke peringkat lima dengan 13 poin usai menaklukkan Garudayaksa 2-1 di Stadion Pakansari, Minggu (25/10/2026). Kedua tim membuktikan bahwa pemain lokal mampu menjadi penentu di momen krusial.
Adam Alis menjadi pahlawan dramatis bagi Persib. Gelandang berusia 30 tahun itu melepaskan tendangan kaki kanan terarah ke pojok gawang kiper Dominik Holec pada masa injury time, memastikan tiga poin bagi Maung Bandung. Gol tersebut merupakan yang pertama bagi Adam Alis di BRI Super League musim ini dari tujuh penampilan, sekaligus menegaskan perannya sebagai motor serangan tim.
Di Jakarta, Rizky Ridho menunjukkan kualitasnya sebagai bek Timnas Indonesia. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua menggantikan Fabio Calonego, Ridho langsung memberi dampak. Pada menit ke-66, sundulannya? Bukan, tendangan kaki kanannya menyelesaikan umpan Denis Kolinger dan bersarang ke gawang Persik. Gol itu membalikkan keadaan setelah Persija sempat tertinggal lebih dulu dan menjadi penentu kemenangan Macan Kemayoran.
Borneo FC juga menuai berkah dari aksi pemain lokalnya. Dandy Sonriza, winger berusia 23 tahun, membuka keunggulan Pesut Etam saat menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Selasa (27/10/2026). Gol kaki kirinya memanfaatkan sepak pojok Juan Felipe Villa menjadi yang pertama baginya musim ini dari empat penampilan. Tak lama berselang, Hugo Samir menambah keunggulan lewat aksi cerdiknya lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan terukur ke tiang jauh. Gol tersebut juga menjadi koleksi perdananya di BRI Super League musim ini.
Menariknya, Hugo Samir sempat tampil saat Borneo FC kalah 1-2 dari Java United sebelumnya. Namun, kepercayaan pelatih terbayar lunas dengan kontribusi nyata di laga kontra PSS. Duo muda ini membuktikan bahwa pemain lokal tidak sekadar pelengkap, tetapi mampu menjadi pembeda di lini depan.
Pekan ketujuh yang berlangsung 24-27 Oktober 2026 menyajikan sembilan pertandingan dengan berbagai cerita. Selain perburuan gelar, tim-tim papan bawah juga berupaya memperbaiki posisi. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada para pemain lokal yang tampil gokil dan memberi bukti bahwa kualitas domestik layak diperhitungkan di kancah nasional.
"Kontribusi pemain lokal di pekan ini menunjukkan bahwa pembinaan usia muda mulai berbuah. Mereka tidak hanya melengkapi tim, tetapi menjadi penentu hasil," ujar seorang pengamat sepak bola nasional, seperti dikutip dari diskusi media sosial.
Ke depan, konsistensi menjadi kunci. Mampukah Adam Alis, Rizky Ridho, Dandy Sonriza, dan Hugo Samir mempertahankan performa gemilang ini? Jika ya, bukan tidak mungkin mereka menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di ajang internasional mendatang, sekaligus mengangkat daya saing klub di BRI Super League. Publik sepak bola nasional tentu berharap tren positif ini berlanjut hingga akhir musim.



