Jadwal Piala Asia 2027 Dirilis, Timnas Indonesia Hadapi Ujian Siang-Malam di Arab Saudi
Baca dalam 60 detik
- AFC merilis jadwal lengkap Piala Asia 2027, tetapi status turnamen masih belum pasti.
- Timnas Indonesia tergabung di Grup F dan akan bermain pada siang dan malam hari.
- Keamanan Arab Saudi menjadi sorotan setelah serangan Houthi, keputusan final menunggu Exco AFC November 2026.

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan jadwal pertandingan Piala Asia 2027, meskipun turnamen tersebut masih diliputi ketidakpastian akibat kondisi keamanan di Arab Saudi. Timnas Indonesia, yang berada di Grup F, akan menjalani tiga laga dengan waktu kick-off yang bervariasi, mulai dari sore hingga malam hari WIB.
Menurut jadwal yang dirilis, skuad Garuda akan menghadapi Jepang pada 11 Januari 2026 pukul 17.30 WIB di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Jeddah. Lima hari berselang, Indonesia akan melawan Qatar di Aramco Stadium, Khobar, pada pukul 23.30 WIB. Pertandingan terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Thailand pada 20 Januari 2026 pukul 17.30 WIB di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Namun, nasib Piala Asia 2027 masih menggantung. Turnamen yang dijadwalkan berlangsung 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi ini terancam ditunda menyusul serangan pemberontak Houthi dari Yaman yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya. Ketua Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), Tsuneyasu Miyamoto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Arab Saudi dan AFC.
"Kami baru saja mengadakan pertemuan dengan pihak Arab Saudi. Mereka menekankan bahwa keselamatan para pemain, suporter, dan semua pihak yang terlibat adalah prioritas utama," ujar Miyamoto seperti dikutip Soccer King.
Miyamoto menambahkan bahwa keputusan mengenai penyelenggaraan turnamen akan diambil melalui koordinasi dengan AFC dan membutuhkan waktu. Ia juga enggan berspekulasi terlalu jauh mengenai kemungkinan penundaan. "Saya tidak bisa berbicara banyak tentang berbagai kemungkinan yang masih bersifat asumsi. Namun, yang terpenting adalah kami harus benar-benar memprioritaskan aspek keselamatan," tegasnya.
Bagi Timnas Indonesia, jadwal ini menjadi tantangan tersendiri. Bermain pada siang hari di Arab Saudi dengan suhu yang tinggi tentu membutuhkan adaptasi fisik dan strategi khusus. Pelatih John Herdman harus mempersiapkan tim sebaik mungkin, termasuk dalam hal rotasi pemain dan manajemen energi. Selain itu, jarak antarpertandingan yang hanya lima hari juga menuntut kebugaran prima.
Di sisi lain, kepastian penyelenggaraan Piala Asia 2027 sangat penting bagi persiapan jangka panjang. Jika turnamen ditunda, maka program pelatihan dan uji coba yang telah direncanakan bisa terganggu. PSSI dan jajaran pelatih tentu berharap agar situasi keamanan di Arab Saudi segera kondusif sehingga turnamen dapat digelar sesuai jadwal.
Piala Asia 2027 sendiri merupakan kesempatan emas bagi Indonesia untuk unjuk gigi di kancah Asia setelah penampilan impresif di beberapa turnamen terakhir. Dengan komposisi pemain yang terus berkembang, termasuk para pemain abroad, Indonesia berpotensi memberikan kejutan. Namun, semua itu bergantung pada kepastian turnamen.
Hingga berita ini diturunkan, AFC belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan penundaan. Publik sepak bola Asia, khususnya Indonesia, kini menanti hasil rapat Exco AFC pada November 2026 yang akan menentukan arah Piala Asia 2027.



