Amorim Pilih Cisse, Milan Tantang Bournemouth di Vitality
Baca dalam 60 detik
- Ruben Amorim menurunkan Alphadjo Cisse sebagai starter saat Milan menghadapi Bournemouth di Liga Europa, dengan alasan karakteristik pemain muda itu cocok untuk menembus pertahanan lawan.
- Milan sedang berusaha bangkit setelah kekalahan awal dari Benfica, dan kemenangan atas Salzburg memberi modal penting meski rotasi tetap dilakukan karena jadwal padat.
- Bournemouth, yang finis keenam di Premier League musim lalu, menjadi ujian berat bagi Milan, terlebih Amorim belum pernah menang melawan tim ini semasa di Manchester United.

Milan akan mengandalkan Alphadjo Cisse sebagai ujung tombak saat menghadapi Bournemouth di matchday kedua Liga Europa di Vitality Stadium, Jumat (3/10/2025) dini hari WIB. Keputusan pelatih Ruben Amorim menempatkan pemain berusia 20 tahun itu sebagai starter bukan tanpa alasan: ia menilai karakteristik Cisse akan menyulitkan bek tengah lawan. Laga ini menjadi krusial bagi Milan yang tengah mencari konsistensi setelah awal musim yang naik-turun.
Milan memulai kampanye Eropa dengan kekalahan 0-2 dari Benfica di San Siro, namun kemudian merespons dengan kemenangan 4-1 atas RB Salzburg. Kemenangan itu menjadi modal berharga, terlebih Bournemouth bukan lawan sembarangan. Klub asal Inggris tersebut finis di peringkat keenam Premier League musim lalu, menandakan kualitas mereka di kompetisi domestik. Amorim pun menyadari bahwa pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi timnya.
Dalam konferensi pers jelang laga, Amorim menegaskan bahwa rotasi adalah keniscayaan. Menurutnya, tidak mungkin memainkan susunan pemain yang sama di setiap pertandingan, terutama dengan jadwal padat dan badai cedera yang melanda. Meski demikian, ia menuntut anak asuhnya tetap tampil kompetitif dan meraih tiga poin. "Kami harus menemukan keseimbangan yang tepat," ujarnya seperti dikutip Sky Sport Italia.
"Cisse akan bermain sebagai striker karena dia memiliki karakteristik yang kami butuhkan untuk pertandingan ini. Bek tengah mereka akan kesulitan menghadapinya. Dia masih sangat muda, punya ruang berkembang besar, dan hari ini ulang tahunnya yang ke-20. Kami sangat percaya padanya."
- Ruben Amorim, Pelatih Milan
Pilihan Amorim terhadap Cisse juga menepis spekulasi untuk memainkan Francesco Camarda sejak awal. Amorim menjelaskan bahwa ia telah menganalisis struktur pertahanan Bournemouth dan menilai Cisse lebih cocok untuk mengganggu barisan belakang lawan. Ia juga menambahkan bahwa Cisse sudah terbiasa dengan peran tersebut di timnas Italia U-21, sehingga keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan taktis murni.
Di kubu Bournemouth, beberapa pemain dipastikan absen. Alex Scott dan Eli Junior Kroupi masih berkutat dengan cedera, sementara Fraser Forster, Max Aarons, Julian Araujo, Juanlu Sanchez, Daniel Jevvison, dan Veljko Milosavljevic tidak masuk dalam daftar skuad UEFA. Kondisi ini sedikit menguntungkan Milan, meski Amorim tetap waspada mengingat rekornya yang kurang baik melawan Bournemouth. Selama menangani Manchester United, ia tidak pernah menang dalam tiga pertemuan melawan The Cherries.
Bagi Milan, laga ini bukan sekadar soal tiga poin. Kemenangan akan menjaga asa untuk lolos ke fase gugur dan memberikan kepercayaan diri bagi skuad muda yang sedang dibangun Amorim. Sebaliknya, kekalahan bisa memperbesar tekanan pada pelatih asal Portugal tersebut. Pertanyaannya, mampukah Cisse membuktikan bahwa kepercayaan Amorim tidak salah? Jawabannya akan terlihat di atas lapangan.



