Michael Douglas Ungkap Rahasia di Balik Adegan Seks Basic Instinct: Stubble hingga Cinta Rahasia dengan Jeanne Tripplehorn
Baca dalam 60 detik
- Michael Douglas mengungkapkan rasa bersalahnya karena cambangnya meninggalkan ruam pada Sharon Stone saat syuting adegan intim Basic Instinct.
- Dalam memoar One Helluva Ride, Douglas juga membuka hubungan rahasianya dengan Jeanne Tripplehorn selama produksi film tersebut.
- Pengakuan ini menambah daftar kisah di balik layar Hollywood yang jarang terungkap, memicu perbincangan tentang etika dan dinamika hubungan di industri film.

Michael Douglas, aktor senior Hollywood, mengungkapkan penyesalan mendalam terkait adegan seks dalam film erotis Basic Instinct (1992). Dalam memoarnya yang berjudul One Helluva Ride, Douglas menceritakan bahwa cambangnya menyebabkan iritasi kulit pada lawan mainnya, Sharon Stone. Adegan yang memakan waktu lima hari syuting itu meninggalkan bekas merah dan lecet di paha atas Stone, membuat Douglas merasa "sangat bersalah".
Douglas, yang kini berusia 82 tahun, menulis bahwa ia dan Stone sepakat untuk tidak menggunakan pemeran pengganti. Stone bahkan awalnya memakai penutup di area sensitif, namun kemudian memutuskan untuk melepasnya demi realism. "Saya harus mendekatkan wajah ke area yang cukup sensitif," tulis Douglas. Setelah beberapa kali pengambilan gambar, Stone mengeluh bahwa cambang Douglas menggores kulitnya. Douglas pun menyadari luka tersebut dan merasa bertanggung jawab.
Selain kisah di balik adegan panas itu, Douglas juga membuka rahasia hubungan asmaranya dengan aktris Jeanne Tripplehorn, yang saat itu juga membintangi Basic Instinct. Douglas mengaku menjalin hubungan rahasia dengan Tripplehorn saat dirinya sedang berpisah dari istri pertamanya, Diandra Luker. Hubungan itu luput dari perhatian media karena spekulasi publik justru terfokus pada chemistry-nya dengan Stone. "Mereka begitu fokus pada kemungkinan hubungan antara Sharon dan saya, sehingga melewatkan hubungan sebenarnya yang terjadi antara saya dan Jeanne," tulis Douglas.
Douglas mengakui bahwa ia dan Tripplehorn berusaha keras menyembunyikan hubungan mereka dari para kru dan pemain. Mereka menghabiskan banyak waktu bersama, saling mengenal, dan menikmati kebersamaan di luar lokasi syuting. Meski terpaut usia hampir 20 tahun, Douglas mengaku jatuh cinta berat pada Tripplehorn. Namun, ia sadar bahwa memulai hubungan serius setelah hampir 20 tahun menikah bukanlah keputusan bijak. Hubungan itu berakhir setelah produksi selesai, tetapi Douglas tetap menganggap Tripplehorn sebagai aktris hebat dan wanita luar biasa.
"Saya meneleponnya dan meminta izin. Itu urusannya. Dia setuju." - Michael Douglas tentang pengungkapan hubungannya dengan Jeanne Tripplehorn.
Douglas juga mengungkap kisah cintanya dengan Kathleen Turner saat syuting Romancing the Stone (1984). Turner, yang kini berusia 72 tahun, menanggapi dengan santai. "Astaga, ribut sekali soal hal 40 tahun lalu! Saya cinta Michael, dan saya tak sabar membaca bukunya," ujarnya kepada People.
Pengungkapan dalam memoar ini menyoroti sisi lain industri Hollywood: bagaimana hubungan pribadi sering terjalin di balik layar, tersembunyi di balik sorotan publik. Bagi Indonesia, kisah semacam ini mungkin jarang terungkap, tetapi fenomena hubungan rahasia di lokasi syuting juga kerap terjadi di dunia hiburan tanah air, meski jarang menjadi konsumsi publik. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika industri film tidak hanya soal akting, tetapi juga interaksi manusiawi yang kompleks.
Ke depan, apakah pengungkapan semacam ini akan menjadi tren di kalangan selebritas senior? Atau justru sebaliknya, semakin banyak yang memilih bungkam demi privasi? Yang jelas, memoar Douglas telah membuka kotak Pandora tentang kehidupan pribadi bintang Hollywood, dan publik tampaknya selalu lapar akan cerita di balik kamera.



