Jaime Winstone Bertahan di Strictly Come Dancing demi Sang Nenek
Baca dalam 60 detik
- Jaime Winstone mengaku mendapat dukungan moral dari ayahnya, Ray Winstone, selama kompetisi Strictly Come Dancing.
- Aktris 41 tahun itu harus melewati dance-off pekan lalu dan mengaku sempat menangis karena tekanan kompetisi.
- Ia bertekad melaju ke Blackpool demi neneknya yang berusia 93 tahun dan merupakan penggemar berat acara tersebut.

Jaime Winstone, aktris yang tengah berkompetisi di ajang Strictly Come Dancing, mengungkapkan bahwa ia mendapat suntikan semangat dari ayahnya, aktor Hollywood Ray Winstone, setelah harus melewati babak dance-off pekan lalu. Dalam wawancara dengan The Sun, Jaime menuturkan bahwa sang ayah meneleponnya seusai pertunjukan dan memberikan dukungan moral yang berarti.
"Ayah sangat menyukai penampilanku dan dia bangga. Dia bilang, 'Bangkit, Nak, dan lanjutkan'," ujar Jaime menirukan pesan ayahnya. Ia juga menyebut ibunya ikut berteriak memberikan semangat di latar belakang. Dukungan keluarga menjadi faktor penting bagi Jaime yang mengaku pekan lalu merupakan periode emosional baginya.
Meski sempat menangis dan merasa tertekan, Jaime memilih untuk bangkit. Ia menyadari bahwa dance-off justru memberinya kesempatan untuk menampilkan kembali koreografi dengan lebih baik. "Tidak masalah bagaimana kita jatuh, yang penting bagaimana kita bangkit," tegasnya. Ia kini lebih optimistis menyambut pekan berikutnya dan bertekad tampil maksimal.
Target pribadi Jaime adalah melaju ke Blackpool, tempat yang memiliki kenangan khusus baginya. Ia sering menghabiskan waktu di sana bersama neneknya saat kecil. "Nenek saya berusia 93 tahun dan penggemar berat Strictly. Saya sangat ingin membawanya ke Blackpool," ujarnya. Ia membayangkan bisa menari di sana dengan beberapa teman drag queen-nya di antara penonton.
Strictly Come Dancing sendiri merupakan acara realitas dansa yang telah menjadi fenomena budaya di Inggris. Kompetisi ini tidak hanya menuntut kemampuan menari, tetapi juga ketahanan mental para pesertanya. Tekanan untuk tampil sempurna setiap pekan seringkali menjadi beban emosional tersendiri. Dukungan dari keluarga dan orang terdekat menjadi kunci untuk bertahan.
Bagi Jaime, perjalanan di Strictly bukan sekadar kompetisi, melainkan juga ajang pembuktian diri dan penghormatan kepada sang nenek. Ia berharap dapat memberikan yang terbaik dan membuat keluarganya bangga. Publik pun menantikan apakah ia mampu mewujudkan mimpinya tampil di Blackpool.



