Peacock Naikkan Harga, Kini Uji Coba Gratis Hanya Lewat Amazon
Baca dalam 60 detik
- Peacock menaikkan harga langganan untuk keempat kalinya dalam empat tahun, dengan paket Premium Plus kini mencapai $19,99 per bulan.
- Uji coba gratis 7 hari hanya tersedia melalui Prime Video Channels, bukan di situs resmi Peacock, dan terbatas untuk anggota Amazon Prime.
- Langkah ini mempertegas tren industri streaming yang mengurangi akses gratis sambil mendorong pendapatan dari kenaikan harga dan bundling.

Peacock, layanan streaming milik NBCUniversal, resmi menaikkan harga langganan untuk keempat kalinya dalam empat tahun terakhir. Kenaikan ini berlaku untuk semua tingkatan, dengan paket Premium Plus—yang bebas iklan—kini dibanderol $19,99 per bulan, naik dari sebelumnya $16,99. Paket Premium yang masih menampilkan iklan naik dari $10,99 menjadi $12,99 per bulan, sedangkan paket Select (tanpa film, olahraga langsung, dan original) naik dari $7,99 menjadi $8,99 per bulan.
Yang menarik, di tengah kenaikan harga tersebut, Peacock justru menghapus uji coba gratis bagi pengguna baru di platformnya sendiri. Kebijakan ini menempatkan Peacock sejajar dengan para pesaing seperti Paramount+, Hulu, dan HBO Max yang lebih dulu menanggalkan tawaran serupa. Namun, bukan berarti konsumen kehilangan akal. Amazon, melalui Prime Video Channels, masih menyediakan uji coba gratis selama tujuh hari untuk Peacock Premium Plus. Syaratnya, pengguna harus merupakan anggota Amazon Prime—atau mendaftar terlebih dahulu untuk masa uji coba Prime selama 30 hari.
Langkah Peacock ini bukan sekadar penyesuaian harga biasa. Ini adalah bagian dari strategi industri streaming yang semakin matang: mengurangi subsidi akuisisi pengguna dan mengoptimalkan pendapatan dari basis pelanggan yang sudah ada. Selama beberapa tahun terakhir, layanan streaming berlomba-lomba menawarkan akses gratis untuk menarik pengguna. Kini, setelah pasar jenuh, mereka beralih ke model yang lebih berkelanjutan secara finansial. Peacock sendiri mencatat lonjakan pendapatan setelah menjadi rumah bagi ajang olahraga besar seperti Olimpiade dan Super Bowl, yang memberinya kepercayaan diri untuk menaikkan harga.
Bagi konsumen yang ingin tetap berlangganan tanpa harus membayar penuh, ada beberapa jalur alternatif. Selain uji coba Amazon, Peacock dapat diakses gratis melalui keanggotaan Walmart+ ($98 per tahun) atau Instacart+ ($99 per tahun). Keduanya menawarkan Peacock sebagai bagian dari paket layanan mereka. Peacock juga masih menyediakan diskon tahunan: bayar untuk 10 bulan, dapat 12 bulan, dengan total $129. Tawaran ini berlaku untuk pelanggan baru dan mereka yang memenuhi syarat, tanpa perlu kode promo.
"Dengan kenaikan harga ini, Peacock tampaknya ingin menguji seberapa jauh pelanggan bersedia membayar untuk konten eksklusif dan olahraga langsung," ujar seorang analis industri streaming yang tidak ingin disebutkan namanya. "Uji coba gratis yang dialihkan ke Amazon juga merupakan cara untuk berbagi beban akuisisi dengan mitra, sekaligus memperkuat ekosistem Prime."
Meski demikian, langkah ini menuai kritik. Sebagian pengamat menilai bahwa menghapus uji coba gratis di platform sendiri dapat menurunkan konversi pengguna baru, terutama di segmen yang sensitif terhadap harga. Di sisi lain, kemitraan dengan Amazon dan Walmart menunjukkan bahwa Peacock lebih memilih saluran distribusi yang sudah mapan daripada mengelola akuisisi secara mandiri. Ini mencerminkan pergeseran kekuatan dalam industri streaming, di mana raksasa ritel dan e-commerce semakin berperan sebagai gerbang utama ke layanan hiburan.
Di Indonesia, fenomena ini bisa menjadi cermin bagi layanan streaming lokal seperti Vidio, Viu, atau Disney+ Hotstar. Kenaikan harga dan penghapusan uji coba gratis mungkin akan segera menyusul, terutama jika pasar dianggap sudah cukup matang. Namun, daya beli masyarakat Indonesia yang lebih rendah menuntut strategi berbeda—misalnya bundling dengan operator telekomunikasi atau e-commerce, seperti yang dilakukan Peacock dengan Amazon dan Walmart. Tanpa penyesuaian, kenaikan harga bisa memicu churn yang tinggi.
Ke depan, pertanyaannya adalah seberapa jauh layanan streaming dapat terus menaikkan harga sebelum pelanggan beralih ke alternatif gratis atau kembali ke televisi konvensional. Jika Peacock berhasil mempertahankan basis pelanggannya, langkah serupa akan diikuti oleh pemain lain. Sebaliknya, jika terjadi penurunan signifikan, mungkin kita akan melihat kebangkitan kembali uji coba gratis sebagai senjata akuisisi. Yang jelas, era streaming murah sudah berakhir.



