Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di GBK untuk Duel Indonesia vs Malaysia
Baca dalam 60 detik
- Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar SUGBK selama pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9).
- Rekayasa mencakup penarikan arus di Jalan Gerbang Pemuda dan Asia Afrika, pengaturan lampu lalu lintas, serta buka-tutup Pintu 11 Senayan.
- Sebanyak 2.373 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dua laga, termasuk Malaysia vs Indonesia pukul 19.30 WIB.

Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9). Dua laga digelar hari ini: Singapura melawan Bangladesh pukul 16.00 WIB, lalu Malaysia menghadapi Indonesia pukul 19.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pengaturan bersifat situasional, bergantung pada kepadatan aktual. "Untuk lalu lintas di seputaran Gelora Bung Karno, dilakukan rekayasa lalu lintas yang sifatnya situasional. Pelayanan yang dilakukan bukan hanya terfokus pada kegiatan sepak bola di GBK, melainkan juga menjaga aktivitas masyarakat lainnya di sekitar Gelora Bung Karno," ujarnya dalam keterangan resmi.
Petugas akan melakukan penarikan arus di titik rawan macet, terutama Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika. Pengaturan lampu lalu lintas juga disiagakan untuk memperlancar kendaraan dan memangkas antrean. Sistem buka-tutup Pintu 11 Senayan disiapkan; jika terjadi kepadatan di sekitar Traffic Light Lapangan Tembak, pintu itu hanya difungsikan sebagai jalur keluar, sementara kendaraan dari Jalan Asia Afrika yang hendak masuk GBK diarahkan ke Pintu 2. Beberapa titik putar balik, termasuk di depan Kantor Kemenpora, dapat ditutup sementara.
Bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi, sejumlah kantong parkir telah disiapkan. Budi mengimbau agar pengunjung mengikuti arahan petugas dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan. "Penonton diimbau mengikuti petunjuk petugas menuju area parkir dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan," katanya.
Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui akun resmi Polda Metro Jaya @poldametrojaya dan TMC Polda Metro Jaya @tmcpoldametro. Pola pengaturan, buka-tutup akses, maupun rekayasa arus dapat berubah menyesuaikan situasi aktual.
Pengamanan melibatkan 2.373 personel gabungan yang disiagakan di berbagai titik, mulai dari hotel tempat tim dan ofisial, jalur perjalanan menuju stadion, pintu masuk, area dalam stadion, hingga kawasan VIP dan VVIP. "Personel juga disiapkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, sterilisasi, pemeriksaan di pintu masuk, serta patroli dan pengawasan di sekitar kawasan GBK," ujar Budi.
Rekayasa lalu lintas ini menjadi ujian bagi manajemen kerumunan di kawasan Senayan yang kerap menjadi simpul kemacetan Jakarta. Dengan dua pertandingan dalam satu hari, arus kendaraan diperkirakan meningkat signifikan, terutama menjelang laga malam. Keberhasilan pengaturan akan bergantung pada disiplin pengendara dan koordinasi petugas di lapangan.
Ke depan, pola rekayasa serupa kemungkinan diterapkan pada laga-laga selanjutnya di GBK. Pertanyaannya, apakah strategi situasional ini cukup efektif menekan kemacetan, atau perlu terobosan seperti pembatasan kendaraan pribadi dan penambahan armada transportasi publik?



