Herdman Minta Pemain Timnas Indonesia Kuasai Emosi di Laga Panas Kontra Malaysia
Baca dalam 60 detik
- John Herdman menekankan pentingnya pengendalian fokus dan emosi saat Timnas Indonesia menjamu Malaysia di SUGBK, Senin (28/9/2026).
- Pelatih asal Inggris itu menilai tekanan atmosfer stadion bisa menjadi energi positif jika dikelola dengan tepat, bukan beban mental.
- Duel bertajuk rivalry ASEAN ini menjadi ujian kematangan skuad Garuda dalam menghadapi ekspektasi publik yang tinggi.

Timnas Indonesia akan melakoni partai krusial kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga ujian mental bagi skuad asuhan John Herdman untuk tampil tenang di tengah tekanan suporter.
Herdman menyadari bahwa atmosfer pertandingan melawan Malaysia selalu membawa dimensi emosional tersendiri. Ia pun menegaskan bahwa para pemainnya tidak boleh membiarkan besarnya sorotan mengganggu konsentrasi selama 90 menit. Menurutnya, ada dua aspek yang sepenuhnya berada dalam kendali tim: perhatian dan emosi.
"Sepak bola punya banyak hal yang berada di luar kendali kami, tetapi kami bisa mengendalikan dua hal tersebut. Dari peluit pertama hingga peluit terakhir, kami harus memusatkan perhatian pada kerangka taktik kami, beradaptasi dengan lawan selama pertandingan," ujar Herdman seperti dikutip dari Bola.com.
Pelatih berkebangsaan Inggris itu juga ingin para pemain memanfaatkan dukungan penonton sebagai energi tambahan, bukan justru terbebani. Namun, ia mengingatkan agar emosi yang ditunjukkan tetap terukur dan tidak mengganggu disiplin permainan yang telah disiapkan.
"Dapatkan energi secara emosional dari atmosfer stadion, tetapi juga bawa emosi yang menunjukkan kepada Malaysia bahwa ini adalah rumah kami," kata Herdman.
Herdman menilai rasa gugup menjelang laga besar adalah hal wajar dan tidak selalu berdampak negatif. Ia menyebut para pemainnya sudah terbiasa tampil di hadapan banyak penonton, sehingga pengalaman tersebut menjadi modal berharga. "Ketika mereka merasakan atmosfer stadion, tentu selalu ada rasa gugup, tetapi biasanya itu adalah rasa gugup yang positif," imbuhnya.
Pertandingan melawan Malaysia selalu menyimpan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan. Bagi Indonesia, kemenangan tidak hanya bernilai poin, tetapi juga prestise sebagai tuan rumah. Dukungan penuh dari tribun SUGBK bisa menjadi pedang bermata dua: memacu semangat atau justru menambah beban psikologis jika pemain tidak siap.
Dalam konteks persiapan jangka panjang, Herdman tampaknya ingin membangun budaya tim yang fokus pada proses. Ia menegaskan bahwa hasil akhir akan mengikuti jika para pemain menjalankan rencana dengan disiplin. "Kami fokus pada diri, kami fokus pada proses, dan hasilnya akan mengikuti dengan sendirinya. Hanya itu yang bisa kami kendalikan," tegasnya.
Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan Timnas Indonesia untuk tampil konsisten di level regional. Sebagai tuan rumah, ekspektasi publik tentu tinggi, tetapi Herdman berusaha menetralkan tekanan tersebut dengan menanamkan pola pikir yang terkendali. Ia juga menyebut bahwa banyak pemainnya sudah memiliki pengalaman berlaga di pertandingan besar, sehingga mereka tahu cara mengelola nervositas.
Menghadapi Malaysia, Indonesia diprediksi akan menghadapi lawan yang bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik. Karena itu, penguasaan emosi menjadi krusial agar tidak mudah terprovokasi atau kehilangan fokus. Herdman ingin para pemainnya tetap tenang, namun tetap agresif dalam batas yang sportif.
Laga ini juga menjadi momen bagi Herdman untuk membuktikan bahwa ia mampu meracik strategi yang tepat di bawah tekanan. Publik Indonesia menanti apakah skuad Garuda dapat memanfaatkan dukungan penuh untuk meraih hasil maksimal. Jika berhasil, bukan hanya tiga poin yang didapat, tetapi juga kepercayaan diri menghadapi sisa turnamen.
Pertanyaan besarnya, mampukah Timnas Indonesia menjaga keseimbangan antara semangat dan ketenangan saat menghadapi Malaysia? Jawabannya akan terlihat di atas rumput SUGBK malam nanti.



