Bintang Cilik 'Liar Liar' Ungkap Surat dari Napi hingga Perlindungan Sang Ibu di Puncak Ketenaran
Baca dalam 60 detik
- Justin Cooper, aktor cilik di balik karakter Max Reede dalam 'Liar Liar', mengungkap bahwa ibunya menyembunyikan surat-surat dari narapidana yang mengaguminya saat ia masih anak-anak.
- Fenomena ini menyoroti sisi gelap industri hiburan yang jarang terekspos, di mana bintang cilik rentan menjadi sasaran perhatian tak diinginkan, termasuk dari kalangan kriminal.
- Kasus Cooper menegaskan pentingnya peran orang tua sebagai pelindung anak-anak di dunia hiburan, sebuah isu yang juga relevan di Indonesia yang belum memiliki regulasi ketat.

Justin Cooper, mantan aktor cilik yang melambung lewat komedi Liar Liar (1997), membuka pengalaman pahit di balik ketenarannya sebagai anak-anak. Ia mengungkap bahwa sang ibu menyembunyikan surat-surat dari narapidana yang mengaguminya, sebuah kenyataan yang baru ia ketahui bertahun-tahun kemudian. Pengakuan ini disampaikannya dalam podcast Not So Little Rascals, seperti dilansir dari wawancara terbaru.
Cooper, kini berusia 37 tahun, memerankan Max Reede—putra dari pengacara pembohong yang diperankan Jim Carrey—saat usianya baru delapan tahun. Kesuksesan film tersebut membuatnya dikenal luas, tetapi juga mendatangkan perhatian yang tidak diinginkan. "Ibu saya melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan melindungi saya," ujarnya kepada pembawa acara Jordan Warkol dan Blake Collins. Ia baru tahu bahwa ibunya menyembunyikan surat-surat dari penjara yang menyebutnya "anak yang lucu" dan mengaku sebagai penggemar berat.
Perlindungan sang ibu tidak berhenti di situ. Cooper mengenang bahwa ibunya selalu mendampinginya di lokasi syuting dan tidak pernah membiarkannya sendirian dengan orang lain. "Dia tidak akan meninggalkan saya sendirian dengan siapa pun di set film atau televisi," tambahnya. Sikap protektif ini mungkin terdengar berlebihan, tetapi mengingat industri hiburan yang penuh tekanan, langkah tersebut menjadi tameng penting bagi seorang anak.
Kisah Cooper bukanlah kasus tunggal. Banyak bintang cilik Hollywood yang mengalami nasib serupa, bahkan lebih tragis. Namun, yang membedakan adalah kesadaran Cooper akan pentingnya peran orang tua. Ia mengakui bahwa ketenarannya saat itu membuat keluarganya sedikit terganggu, terutama ketika orang-orang mengantre untuk meminta tanda tangan di restoran prasmanan di kampung halamannya. "Saya tidak bisa pergi ke mana pun di depan umum. Saya menikmatinya. Saya pikir itu keren," kenangnya. Namun, di balik itu, ada harga yang harus dibayar.
"Ibu saya benar-benar melindungi saya dari hal-hal yang tidak seharusnya saya lihat. Surat-surat dari penjara itu baru saya ketahui setelah dewasa," ujar Cooper.
Setelah Liar Liar, Cooper sempat membintangi beberapa judul seperti Dennis the Menace Strikes Again dan sejumlah sinetron populer era 1990-an. Namun, ia memilih meninggalkan dunia akting pada 2003 dan meniti karier di balik layar sebagai produser radio olahraga. Sementara itu, Jim Carrey tetap menjadi ikon Hollywood dengan peran terbarunya sebagai Dr. Robotnik dalam Sonic the Hedgehog 3 dan Sonic the Hedgehog 4 yang dijadwalkan rilis 2028.
Konteks Indonesia
Di Indonesia, fenomena bintang cilik juga marak, terutama melalui sinetron dan platform digital. Sayangnya, perlindungan terhadap mereka masih lemah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sering mencatat kasus eksploitasi anak di industri hiburan, mulai dari jam kerja berlebihan hingga tekanan psikologis. Belum ada regulasi khusus yang mewajibkan pendampingan orang tua di lokasi syuting atau pembatasan interaksi dengan penggemar dewasa. Kisah Cooper bisa menjadi cermin betapa pentingnya pengawasan ketat, terutama di era media sosial yang mempermudah akses langsung ke anak-anak.
Ke depan, industri hiburan global maupun domestik perlu merumuskan protokol perlindungan anak yang lebih ketat. Apakah kita akan terus mengorbankan masa kecil demi tontonan, atau mulai menempatkan kesejahteraan anak sebagai prioritas utama? Pertanyaan ini layak menjadi renungan bagi para pelaku industri dan regulator.



