Setelah 483 Hari Absen, Mitchell Weiser Kembali ke Lapangan dengan Air Mata
Baca dalam 60 detik
- Mitchell Weiser mencatatkan penampilan pertama bersama Werder Bremen setelah 483 hari absen akibat cedera ligamen lutut.
- Kembalinya Weiser terjadi di markas mantan klubnya, Cologne, tempat ia memulai debut profesional pada usia 17 tahun.
- Pelatih Daniel Thioune berharap Weiser dapat segera kembali ke performa terbaiknya untuk menghadapi Augsburg dan Borussia Dortmund.

Setelah 483 hari menepi karena cedera ligamen lutut, Mitchell Weiser akhirnya kembali mengenakan jersey Werder Bremen dalam laga melawan Cologne di RheinEnergieStadion, Sabtu (13/9). Pemain berusia 32 tahun itu masuk sebagai pengganti Youri Regeer pada menit ke-83, dan langsung disambut standing ovation dari suporter Bremen yang melakukan perjalanan jauh.
Laga yang berakhir imbang 1-1 itu menjadi momen emosional bagi Weiser. Ia terlihat menangis saat menghampiri tribun suporter usai pertandingan. "Setelah absen begitu lama, semua emosi keluar begitu saja," ujar Weiser. "Sepak bola sudah menjadi bagian hidup saya, dan ini adalah periode terpanjang tanpa sepak bola. Saya bekerja keras setiap hari untuk momen ini. Sepuluh menit itu sangat istimewa."
Kembalinya Weiser ke lapangan tidak lepas dari kerja kerasnya selama masa rehabilitasi. Meski hanya bermain sekitar 10 menit, ia mengaku masih perlu meningkatkan stamina. "Saya lebih cepat kehabisan napas setelah sepuluh menit hari ini dibandingkan biasanya setelah 90 menit," tambahnya. "Ini langkah besar, tapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Saya yakin akan kembali lebih baik dari sebelumnya."
Rekan setim, Niclas Fรผllkrug, yang mencetak gol penyama kedudukan, mengaku ikut terharu. "Saya juga menangis," ujarnya. Kapten tim Marco Friedl menambahkan, "Ini momen yang luar biasa bagi saya sebagai sahabatnya."
Pelatih Daniel Thioune menyambut baik kembalinya Weiser. Ia berharap pemain sayap itu dapat segera menemukan ritme permainan. "Kami sangat merindukan kontribusinya. Mitchell adalah pemain penting, dan kami akan memberinya waktu untuk kembali ke performa terbaik," kata Thioune.
Werder Bremen saat ini berada di posisi tengah klasemen setelah tiga pertandingan, dengan satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Selanjutnya, mereka akan menjamu Augsburg yang belum terkalahkan pada 19 September, sebelum bertandang ke Borussia Dortmund setelah jeda internasional.
Kembalinya Weiser menjadi angin segar bagi Bremen yang tengah berjuang mengarungi musim 2025/26. Pengalaman dan kualitasnya di sektor sayap diharapkan dapat meningkatkan daya serang tim. Namun, pertanyaan besar masih menyelimuti: mampukah Weiser kembali ke level terbaiknya setelah cedera parah, dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kondisi puncak? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi semangat dan tekadnya patut diacungi jempol.



