Aston Villa Borong Dua Pemain Muda: Mbaye dan Harwood-Bellis Siap Debut
Baca dalam 60 detik
- Villa mengamankan jasa winger Senegal Ibrahim Mbaye dari PSG dengan nilai transfer mencapai £47 juta.
- Bek tengah Taylor Harwood-Bellis direkrut dari Southampton dengan potensi biaya hingga £29 juta.
- Langkah ini bagian dari belanja besar Villa yang mencapai £280 juta, diimbangi penjualan pemain senilai £313 juta.

Aston Villa memastikan dua rekrutan anyar pada bursa transfer musim panas ini: winger Senegal Ibrahim Mbaye dan bek tengah asal Inggris Taylor Harwood-Bellis. Keduanya diharapkan langsung tersedia saat Villa menghadapi Hull City pada akhir pekan ini, menandai babak baru dalam proyek besar pelatih Unai Emery.
Mbaye, yang masih berusia 18 tahun, ditebus dari Paris Saint-Germain dengan nilai mencapai 55 juta euro atau sekitar £47 juta. Sementara itu, Harwood-Bellis, 24 tahun, datang dari Southampton dengan kesepakatan awal £25 juta plus tambahan potensial £4 juta, setelah Villa dua kali melihat tawaran mereka ditolak. Total belanja Villa musim panas ini pun membengkak hingga sekitar £280 juta.
Kedatangan Mbaye menjadi sorotan utama. Pemain kelahiran Prancis ini sempat membela tim muda Les Bleus sebelum akhirnya memilih membela Senegal pada 2025, mengikuti jejak sang ayah. Penampilannya di Piala Dunia 2026 bersama Senegal cukup mencuri perhatian, termasuk saat mencetak gol ke gawang Prancis dalam kekalahan 3-1. Gol tersebut mengukuhkannya sebagai pemain Afrika termuda yang mencetak gol di Piala Dunia putra.
Di level klub, Mbaye telah menunjukkan potensi besar. Musim lalu, ia mencatatkan tiga gol dan dua assist dalam 31 penampilan di semua kompetisi, membantu PSG mempertahankan gelar Ligue 1 dan Liga Champions. Bergabung dengan Villa, ia menjadi tambahan terbaru di lini serang Emery, menyusul Alejandro Garnacho, Johan Manzambi, dan Nicolas Jackson.
Di sisi pertahanan, Harwood-Bellis diharapkan menjadi pengganti jangka panjang Ezri Konsa yang hengkang ke Arsenal dengan nilai £55 juta. Produk akademi Manchester City ini memiliki pengalaman mentereng di level Championship, termasuk membawa Burnley meraih gelar juara pada 2022-23 dan membantu Southampton promosi via play-off pada 2023-24. Meski musim lalu Southampton terdegradasi, Harwood-Bellis tetap menunjukkan kualitasnya sebagai bek tengah modern.
Konteks Indonesia: Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat langsung, langkah agresif Villa di bursa transfer mencerminkan tren klub-klub Eropa yang semakin berani menggelontorkan dana besar untuk pemain muda berbakat. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, ini menjadi tontonan menarik, terutama dengan semakin banyaknya pemain Asia Tenggara yang dilirik klub Eropa. Selain itu, performa Mbaye di Piala Dunia bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia untuk menembus level tertinggi.
Villa sendiri berada dalam situasi yang unik. Di satu sisi, mereka kehilangan sejumlah pilar penting yang membawa mereka meraih trofi Liga Europa, seperti Morgan Rogers yang dijual ke Chelsea seharga £117 juta dan Ollie Watkins yang pindah ke Al-Hilal dengan nilai £51 juta. Namun, dana segar dari penjualan tersebut digunakan untuk membangun skuad yang lebih muda dan potensial.
“Kami sedang membangun tim untuk masa depan, bukan hanya untuk musim ini. Investasi pada pemain muda adalah kunci,” demikian kira-kira filosofi yang diusung Emery di balik belanja besar ini.
Dengan dua rekrutan anyar yang siap debut, pertanyaan besarnya adalah: akankah strategi belanja besar Villa ini membuahkan hasil di pentas domestik maupun Eropa? Atau justru akan menjadi bumerang jika para pemain baru gagal beradaptasi? Musim ini akan menjadi ujian nyata bagi ambisi besar Unai Emery dan manajemen Villa.



