Era Pasca-Salah: Isak dan Wirtz Jadi Tumpuan Baru Liverpool di Tengah Perburuan Penyerang
Baca dalam 60 detik
- Liverpool memulai musim 2026-27 tanpa Mohamed Salah untuk pertama kalinya sejak 2015, dengan Alexander Isak dan Florian Wirtz diharapkan mengisi kekosongan tersebut.
- Klub masih berburu penyerang baru, dengan tawaran ยฃ50 juta untuk Yankuba Minteh ditolak dan negosiasi untuk Bradley Barcola masih berlanjut.
- Isak, yang dibanderol rekor transfer Inggris ยฃ125 juta, menjadi sorotan utama setelah musim debut yang mengecewakan, namun manajer Andoni Iraola yakin ia akan tampil penting.

Liverpool akan menghadapi musim perdana tanpa Mohamed Salah sejak 2015 ketika mereka bertandang ke Newcastle pada Minggu (16:30 BST). Kepergian pemain Mesir itu ke Trabzonspor meninggalkan lubang besar di lini serang, dan kini mata tertuju pada Alexander Isak serta Florian Wirtz untuk mengemban tanggung jawab mencetak gol.
Sepanjang kariernya di Anfield, Salah mencetak 257 gol, menjadikannya mesin gol utama Liverpool. Bersama Sadio Mane dan Roberto Firmino, trio ini mengoleksi total 488 gol sejak 2015. Tanpa mereka, pencetak gol terbanyak di skuad saat ini adalah Cody Gakpo dengan hanya 50 gol. Ini adalah perubahan besar bagi klub yang terbiasa bergantung pada satu pemain bintang.
Musim lalu, Liverpool menggelontorkan dana ยฃ320 juta untuk mendatangkan Isak, Wirtz, dan Hugo Ekitike. Namun, Ekitike mengalami cedera Achilles pada April lalu, sementara Isak dan Wirtz belum menunjukkan performa terbaik mereka. Kini, keduanya diharapkan mampu memimpin era baru Liverpool, meski beban untuk menggantikan Salah tidak bisa dipikul sendirian.
Kapten Virgil van Dijk menegaskan pentingnya kedalaman skuad untuk bersaing di empat kompetisi. โKami butuh skuad yang mampu bersaing di semua lini, itu satu-satunya cara untuk sukses,โ ujarnya. Namun, hingga saat ini, Liverpool belum juga mendatangkan penyerang baru, meski sudah lima bulan sejak kepergian Salah dikonfirmasi.
Perburuan penyerang baru menjadi prioritas, terutama setelah Ekitike cedera. Liverpool dikabarkan semakin dekat untuk mendapatkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain. Pemain sayap Prancis berusia 23 tahun itu terbuka untuk pindah, meski PSG meminta sekitar ยฃ145 juta, sementara Liverpool ingin membayar lebih dekat ke angka ยฃ100 juta. Sebelumnya, Liverpool sempat menunda langkah ini demi memberi ruang bagi bakat muda Rio Ngumoha.
Ngumoha, yang tahun lalu menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liverpool, akan berusia 18 tahun pekan depan dan siap menandatangani kontrak lima tahun. Ia diproyeksikan mengisi posisi sayap kanan yang ditinggalkan Salah. Sementara itu, Gakpo akan dimainkan di sisi kiri, dengan Victor Munoz sebagai opsi cadangan.
Isak, yang mencetak 62 gol dalam 109 pertandingan untuk Newcastle, hanya mampu membukukan empat gol di musim debutnya bersama Liverpool. Namun, manajer Andoni Iraola percaya bahwa Isak akan menjadi sosok penting. โKami tahu levelnya, dan jika kami bisa menjaganya, dia akan mencetak gol dan memberi banyak hal,โ kata Iraola. Mantan striker Liverpool, Robbie Fowler, juga yakin Isak akan menjadi mimpi buruk bagi lawan. โDia pemain kelas dunia, harga tidak akan mengganggunya. Dia punya segalanya dan bisa membawa pemain lain ke dalam permainan,โ ujar Fowler.
Dengan kembalinya Isak ke St James' Park, tempat ia pernah bersinar, ini adalah momen yang tepat baginya untuk membuktikan diri. Namun, pertanyaan besarnya adalah: akankah Liverpool mampu mendatangkan penyerang baru sebelum bursa transfer ditutup? Jika tidak, bisakah Isak dan Wirtz benar-benar mengisi kekosongan yang ditinggalkan Salah? Musim ini akan menjadi ujian sejati bagi era baru Liverpool.



