Aston Villa Terancam Kehilangan Watkins: Emery Buka Suara soal Tawaran Masuk
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa tengah menghadapi gelombang hengkang pemain bintang; kini giliran Ollie Watkins yang menjadi incaran klub lain.
- Manajer Unai Emery mengakui telah menerima tawaran untuk Watkins, namun ia masih berharap pemain Inggris itu bertahan.
- Kepergian sejumlah pilar membuat Villa melakukan perombakan besar-besaran, termasuk mendatangkan kiper baru asal Jepang.

Aston Villa kembali berada dalam pusaran badai transfer. Setelah ditinggal sejumlah pemain kunci, kini giliran Ollie Watkins yang menjadi sorotan. Manajer Unai Emery secara terbuka mengakui bahwa klub telah menerima tawaran untuk penyerang Timnas Inggris tersebut, membuka peluang hengkangnya pemain berusia 29 tahun itu sebelum bursa transfer ditutup.
Kabar ini mencuat di tengah hiruk-pikuk aktivitas transfer Villa yang luar biasa sibuk. Sebelumnya, Youri Tielemans telah bergabung dengan Manchester United, sementara Morgan Rogers memecahkan rekor transfer Inggris saat pindah ke Chelsea. Nama-nama seperti Jadon Sancho, Douglas Luiz, dan Lucas Digne juga telah meninggalkan Villa Park. Kini, Watkins berpotensi menjadi nama besar berikutnya yang hengkang.
Dalam konferensi pers, Jumat (21/8), Emery tidak menutup-nutupi situasi yang dihadapinya. "Kami punya masalah dengan dia (Watkins), itu jelas. Dia pemain yang kami terima tawarannya... Saya tidak ingin menjualnya, tapi bisa berubah jika itu pilihan bagus untuk dia dan klub, dan saya bisa menggantikannya di skuad," ujarnya. Ia menambahkan bahwa masih ada sepuluh hari sebelum bursa transfer ditutup, dan ia akan tetap senang jika Watkins bertahan.
Ketika ditanya apakah Watkins akan tampil dalam laga pembuka Premier League melawan Brighton & Hove Albion, Minggu (23/8), Emery menjawab dengan nada diplomatis: "Saya tidak tahu, mungkin Anda punya informasi lebih banyak daripada kami." Pernyataan ini memicu spekulasi bahwa masa depan Watkins memang belum jelas.
Selain Watkins, Villa juga tengah bergulat dengan masa depan kiper andalannya, Emiliano Martinez. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa langkahnya menuju Juventus gagal di menit-menit akhir. Emery enggan mengonfirmasi apakah kiper asal Argentina itu ingin bertahan, namun ia menegaskan bahwa klub telah mendatangkan kiper Jepang, Zion Suzuki, sebagai kompetitor dan pelapis. "Kami bisa berbagi peran. Apakah skenario ini buruk? Kami punya dua kiper hebat," kata Emery.
Di tengah hiruk-pikuk kepergian, Emery menegaskan bahwa dukungan suporter adalah aset terpenting klub. "Mereka adalah kekuatan kami," ujarnya. Ia juga menyebut sejumlah rekrutan anyar yang diharapkan bisa mengisi kekosongan, seperti Alejandro Garnacho (pinjaman dari Chelsea), Joao Gomes dari Wolverhampton, Johan Manzambi dari Freiburg, dan Aaron Wan-Bissaka (pinjaman dari West Ham).
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi ini menarik untuk dicermati. Bagaimana pun, Premier League adalah liga dengan penggemar terbanyak di Indonesia. Kepergian pemain-pemain bintang dari klub sekelas Aston Villa akan mengubah peta kekuatan kompetisi. Selain itu, keputusan Emery untuk mempertahankan atau melepas Watkins akan menjadi ujian bagi ambisi Villa untuk bersaing di papan atas.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka hingga 1 September, pertanyaan besarnya adalah: akankah Emery mampu mempertahankan Watkins dan membangun skuad yang solid, atau justru membiarkannya pergi demi regenerasi? Keputusan ini akan menentukan arah Villa di musim kompetisi yang penuh tantangan.



