Aaron Wan-Bissaka Resmi Gabung Aston Villa: Pinjaman dengan Kewajiban Pembelian, Siap Debut di Brighton
Baca dalam 60 detik
- Bek kanan asal Republik Demokratik Kongo itu dipinjamkan selama semusim dengan klausul pembelian permanen yang bersyarat.
- Kepindahan ini terjadi setelah West Ham terdegradasi ke Championship, sementara Villa akan tampil di Liga Champions musim ini.
- Wan-Bissaka berpeluang langsung tampil saat Aston Villa bertandang ke Brighton pada pekan pembuka Premier League.

Aston Villa resmi mengamankan jasa bek kanan Aaron Wan-Bissaka dari West Ham United dengan skema pinjaman selama satu musim penuh. Kesepakatan ini mencakup kewajiban pembelian yang bersyarat, menjadikannya rekrutan teranyar The Villans di bursa transfer musim panas ini.
Wan-Bissaka, yang berusia 28 tahun, sebelumnya menjadi pilar lini belakang West Ham sejak bergabung dari Manchester United pada 2024 dengan kontrak tujuh tahun. Namun, kepergiannya tak terhindarkan setelah The Hammers terdegradasi ke Championship musim lalu. Selama dua musim di London, ia mencatatkan 65 penampilan, termasuk 25 laga di musim terakhir yang berujung turun kasta.
Kepindahan ini juga mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan pemain internasional DR Kongo tersebut. West Ham sebelumnya mematok banderol sekitar ยฃ25 juta bagi klub yang berminat. Meski nilai pasti kesepakatan tidak diungkapkan, struktur pinjaman dengan kewajiban membeli ini mengingatkan pada pola transfer yang sempat diterapkan Villa musim lalu.
Musim sebelumnya, Aston Villa mendatangkan gelandang Liverpool, Harvey Elliott, dengan skema serupa: pinjaman semusim plus opsi pembelian senilai ยฃ35 juta. Namun, kesepakatan itu hanya berlaku jika Elliott tampil dalam 10 pertandingan liga. Karena ia hanya bermain empat kali, ia pun kembali ke Anfield pada musim panas ini. Kini, Villa berharap skema yang sama untuk Wan-Bissaka berjalan lebih mulus.
Wan-Bissaka bukan nama asing di pentas sepak bola Inggris. Sebelum pindah ke West Ham, ia mencatatkan 190 penampilan untuk Manchester United, mempersembahkan Piala Liga pada 2023 dan Piala FA pada 2024. Pengalamannya di level tertinggi menjadi nilai tambah bagi skuad asuhan Unai Emery yang musim lalu finis keempat di Premier League dan menjuarai Liga Europa.
Kehadiran Wan-Bissaka juga memberi kedalaman skuad bagi Villa yang musim ini akan berlaga di Liga Champions. Ia bisa langsung menjalani debut saat Villa bertandang ke Brighton pada pekan pembuka, Minggu (14:00 BST). Dengan reputasinya sebagai bek bertahan yang solid, ia diharapkan mampu bersaing memperebutkan posisi bek kanan utama.
Bagi West Ham, kepergian Wan-Bissaka menjadi pukulan telak setelah mereka harus berkompetisi di Championship. Namun, dana dari transfer ini diharapkan bisa digunakan untuk memperkuat skuad demi target promosi kembali ke Premier League. Sementara itu, bagi Wan-Bissaka, kepindahan ini adalah kesempatan untuk kembali tampil di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Dari sudut pandang Indonesia, kepindahan ini menambah daftar pemain diaspora Afrika yang bermain di liga top Eropa. Meski tidak ada kaitan langsung dengan sepak bola nasional, performa Wan-Bissaka di Liga Champions musim ini bisa menjadi tontonan menarik bagi penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti kompetisi Eropa.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Wan-Bissaka mampu merebut tempat reguler di starting XI Villa dan memenuhi syarat pembelian permanen? Jika tidak, ia akan kembali ke West Ham musim depan, mengulang kisah Harvey Elliott. Keputusan Emery dalam memanfaatkan jasanya akan menjadi kunci.



