Atletico Madrid Buka Musim dengan Kemenangan 2-0 atas Malaga, Simeone Pamer Kedalaman Skuad
Baca dalam 60 detik
- Atletico Madrid mengawali La Liga 2026/27 dengan kemenangan 2-0 atas Malaga, berkat gol Lee Kang-in dan Alex Baena di babak kedua.
- Kemenangan ini menempatkan Los Colchoneros di posisi ketiga klasemen sementara, di bawah Alaves dan Espanyol yang sama-sama menang 3-0.
- Barcelona dan Real Madrid belum bermain, sehingga persaingan puncak klasemen masih terbuka lebar dan akan menjadi ujian bagi konsistensi Atletico.

Atletico Madrid memulai petualangan mereka di La Liga 2026/27 dengan langkah meyakinkan setelah menaklukkan Malaga 2-0 di Stadion Metropolitano, Kamis dini hari WIB. Dua gol kemenangan Los Colchoneros baru tercipta di babak kedua, masing-masing melalui Lee Kang-in dan Alex Baena, memastikan tiga poin penuh di laga perdana.
Kemenangan ini langsung menempatkan Atletico di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi tiga angka. Namun, posisi tersebut masih bisa bergeser karena sejumlah tim besar, termasuk Barcelona dan Real Madrid, belum memainkan laga pembuka mereka. Sementara itu, Alaves dan Espanyol untuk sementara memimpin klasemen setelah sama-sama meraih kemenangan telak 3-0.
Di hadapan pendukung sendiri, pasukan Diego Simeone tampil dominan sejak menit awal. Penguasaan bola dan serangan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Malaga, namun kebuntuan baru pecah pada menit ke-70. Lee Kang-in, yang masuk sebagai pemain pengganti, sukses memanfaatkan umpan David Hancko untuk membuka keunggulan. Lima menit menjelang akhir waktu normal, Alex Baena memastikan kemenangan dengan gol keduanya.
Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Atletico yang musim lalu gagal bersaing di papan atas. Dengan tambahan amunisi baru seperti Lee Kang-in dan Cristian Romero yang direkrut dari Tottenham Hotspur, Simeone tampaknya serius ingin mengembalikan kejayaan tim. Namun, ujian sesungguhnya akan datang saat menghadapi tim-tim besar, terutama Barcelona dan Real Madrid yang belum bermain.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menarik untuk disimak karena performa Lee Kang-in, pemain asal Korea Selatan yang kerap menjadi sorotan di Asia. Kehadirannya di Atletico tidak hanya memperkuat tim, tetapi juga menambah daya tarik La Liga bagi penonton di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang memiliki basis penggemar besar untuk liga Spanyol.
Meski meraih kemenangan, Simeone tetap menekankan pentingnya konsistensi. Dalam beberapa musim terakhir, Atletico sering tampil impresif di awal musim namun kehilangan momentum di tengah perjalanan. Pertanyaan besarnya, akankah musim ini berbeda? Dengan skuad yang lebih dalam dan tambahan pemain berkualitas, Los Colchoneros memiliki modal untuk bersaing, tetapi persaingan La Liga yang ketat menuntut performa stabil sepanjang musim.
Ke depannya, laga melawan tim-tim papan atas akan menjadi ujian sesungguhnya. Jika Atletico mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi kuda hitam dalam perebutan gelar. Namun, jika kembali gagal di laga-laga krusial, maka mimpi itu akan sirna. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Simeone meramu strategi menghadapi tekanan yang semakin besar.



