Everton Buka Kontak untuk Pulangkan Richarlison dari Tottenham
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Tottenham untuk membawa pulang Richarlison sebelum bursa transfer ditutup.
- Pelatih Spurs, Roberto De Zerbi, memberi lampu hijau bagi pemain Brasil itu untuk hengkang musim panas ini.
- Kepulangan Richarlison dinilai bisa menjadi kunci ambisi The Toffees menembus kompetisi Eropa musim depan.

Everton dikabarkan telah membuka jalur komunikasi dengan Tottenham Hotspur untuk memulangkan Richarlison ke Goodison Park sebelum jendela transfer musim panas ditutup. Langkah ini menjadi sinyal ambisi The Toffees yang tengah berusaha memperkuat lini serang demi menembus papan atas Premier League musim 2025/2026.
Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh TeamTalk, yang menyebut bahwa Everton kini tengah menjajaki kemungkinan merekrut kembali penyerang asal Brasil tersebut. Keputusan ini muncul setelah pelatih anyar Tottenham, Roberto De Zerbi, secara terbuka mempersilakan Richarlison untuk mencari klub baru. Situasi ini menjadi peluang emas bagi Everton, yang sejak lama dikabarkan menjadi tujuan favorit sang pemain jika ia meninggalkan London utara.
Richarlison bukan nama asing bagi pendukung Everton. Selama dua musim membela klub, ia menjadi pahlawan dengan torehan gol-gol krusial yang menyelamatkan tim dari degradasi. Kini, setelah empat tahun berseragam Spurs, pemain berusia 28 tahun itu dikabarkan sangat ingin kembali ke Merseyside. Nilai transfer yang disebutkan mencapai angka yang signifikan, meski belum ada angka pasti yang diumumkan secara resmi.
Kepulangan Richarlison dipandang sebagai solusi instan bagi lini depan Everton yang masih rapuh. Saat ini, David Moyes hanya memiliki Beto dan Thierno Barry sebagai opsi utama di posisi penyerang tengah. Keduanya belum mampu memberikan konsistensi gol yang diharapkan. Dengan pengalaman Richarlison di Premier League, ia diharapkan bisa menjadi pembeda, terutama dalam duel-duel ketat melawan tim papan atas.
Selain itu, kehadiran Richarlison juga akan meringankan beban Iliman Ndiaye yang selama ini menjadi tumpuan serangan. Ndiaye, yang tampil impresif musim lalu, akan mendapatkan partner yang bisa saling melengkapi. Richarlison dikenal dengan kecepatan, agresivitas, dan kemampuannya bermain di beberapa posisi di lini depan. Fleksibilitas ini memberi Moyes banyak pilihan taktik, baik sebagai striker tunggal maupun winger kiri.
Dari sisi finansial, keputusan Tottenham untuk melepas Richarlison juga masuk akal. De Zerbi ingin membangun skuad dengan pemain yang lebih sesuai dengan filosofinya. Richarlison, yang sempat menjadi andalan di bawah manajer sebelumnya, kini mulai tersingkir dari rencana utama. Dengan kontrak yang masih tersisa, Spurs kemungkinan akan meminta biaya transfer yang wajar, meski tidak semahal saat mereka membelinya dengan rekor klub sebesar ยฃ60 juta pada 2022.
Bagi Everton, langkah ini juga menjadi ujian keseriusan The Friedkin Group, pemilik baru klub, dalam mendukung ambisi Moyes. Setelah mendatangkan beberapa pemain anyar, pembelian Richarlison akan menjadi pernyataan kuat bahwa Everton tidak main-main dalam perburuan tiket Eropa. Namun, persaingan di papan tengah Premier League sangat ketat, dan Everton harus bersaing dengan klub-klub seperti West Ham, Aston Villa, dan Newcastle yang juga memperkuat skuad.
"Dia luar biasa, memiliki striker yang mampu memanfaatkan dua peluang untuk memenangkan pertandinganโdia layak mendapat semua pujian. Dia tampil luar biasa; etos kerjanya, dorongannya, permainan hubungannya, dan penahanan bolanya." โ Thomas Frank, mantan manajer Tottenham.
Di Indonesia, kabar ini tentu menarik perhatian para penggemar Premier League yang mayoritas mendukung klub-klub besar. Namun, kepulangan Richarlison ke Everton juga bisa menjadi inspirasi bagi klub-klub Asia Tenggara yang ingin membangun skuad dengan pemain berpengalaman dari liga top Eropa. Fenomena pemain yang kembali ke klub lamanya memang selalu memiliki daya tarik emosional, dan Everton berharap ini menjadi momentum kebangkitan mereka.
Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, Everton harus bergerak cepat. Jika kesepakatan tercapai, Richarlison bisa langsung menjalani debutnya di laga pembuka Premier League. Namun, jika gagal, Everton masih memiliki opsi lain di bursa transfer. Pertanyaannya, mampukah The Toffees mengamankan jasa pemain yang sangat mereka dambakan ini sebelum jendela transfer ditutup?



