Indonesia Pesta Gol 9-2 ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Ukir Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia menutup fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 9-2 atas Bangladesh di SUGBK, memastikan tiket final sebagai juara Grup A.
- Mitchell Baker mencetak lima gol dalam satu pertandingan, menorehkan rekor pribadi dan mengukuhkan posisinya sebagai top skor sementara turnamen.
- Garuda akan menghadapi Thailand di partai puncak pada 5 Oktober 2026, dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah performa dominan di laga terakhir.

Timnas Indonesia memastikan langkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada laga pamungkas Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengukuhkan posisi Garuda sebagai juara grup, tetapi juga mencatatkan sejarah baru dalam pentas sepak bola Asia Tenggara.
Laga berjalan dramatis sejak awal. Indonesia membuka keunggulan cepat melalui Mitchell Baker pada menit ke-11, disusul gol-gol berikutnya yang mengalir deras. Bangladesh sempat memperkecil kedudukan melalui Shahriar Emon (36') dan Farhaan Ali Wahid (90+1'), namun dominasi Indonesia tak terbendung. Total sembilan gol tercipta, dengan Baker mencetak lima di antaranya—sebuah pencapaian langka di level internasional.
Kemenangan ini membawa Indonesia finis di puncak Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul agresivitas gol atas Malaysia yang juga mengoleksi poin sama setelah menang 6-0 atas Singapura. Persaingan menuju final berlangsung ketat hingga menit akhir, dengan posisi klasemen sempat berubah-ubah seiring jalannya laga di SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Pelatih John Herdman melakukan rotasi dengan menurunkan Ivar Jenner sebagai pengganti Thom Haye yang absen karena kartu merah. Rizky Ridho dan Emil Audero juga mendapat kesempatan starter pertama di turnamen ini. Keputusan tersebut terbukti efektif; Indonesia tampil agresif dan mendominasi lini tengah.
"Kami menunjukkan mentalitas juara. Para pemain muda seperti Baker membuktikan bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi," ujar Herdman dalam konferensi pers usai laga.
Mitchell Baker menjadi sorotan utama. Pemain berusia 19 tahun itu mencetak lima gol dengan berbagai cara—kaki kanan, backheel, dan sundulan—menunjukkan insting penyerang yang tajam. Penampilan gemilangnya mengingatkan pada torehan hattrick-nya di Piala AFF 2026 lalu. Baker kini menjadi kandidat kuat top skor turnamen dan semakin diperhitungkan di kancah regional.
Bagi Indonesia, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah sinyal kebangkitan sepak bola nasional di bawah kendali Herdman, yang sukses memadukan pemain senior dan muda. Dominasi penguasaan bola 70 persen dan 32 tembakan mencerminkan efektivitas strategi menyerang yang agresif. Bangladesh, di sisi lain, hanya mampu melepaskan tujuh percobaan, tiga di antaranya tepat sasaran.
Partai final akan digelar di SUGBK pada Senin (5/10/2026) malam WIB, mempertemukan Indonesia dengan Thailand. Duel ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim memiliki kualitas setara. Thailand dikenal solid dalam bertahan dan cepat dalam serangan balik, sementara Indonesia sedang dalam performa terbaik dengan kepercayaan diri tinggi.
Pertanyaan besarnya: mampukah Garuda memanfaatkan momentum ini untuk mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup? Atau akankah Thailand menggagalkan pesta di hadapan puluhan ribu suporter sendiri? Jawabannya akan terungkap dalam 90 menit yang menentukan.



