Maguire Berharap Rashford Bertahan di Manchester United: 'Aset Besar bagi Tim'
Baca dalam 60 detik
- Bek Manchester United, Harry Maguire, secara terbuka mendukung Marcus Rashford untuk bertahan di klub, menyebutnya sebagai ancaman besar di lini depan.
- Kepastian masa depan Rashford masih menggantung jelang penutupan bursa transfer 1 September, dengan nomor punggung 9 yang ia kenakan belum dianggap permanen.
- Komentar Maguire muncul setelah penampilan Rashford yang impresif dalam laga pramusim melawan AC Milan, meski timnya menelan kekalahan telak.

Harry Maguire, bek senior Manchester United, secara gamblang menyatakan harapannya agar Marcus Rashford bertahan di Old Trafford. Menurutnya, kehadiran pemain sayap Inggris itu mampu meningkatkan kualitas tim secara signifikan. Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian masa depan Rashford yang kian memanas menjelang penutupan bursa transfer musim panas.
Rashford baru saja tampil dalam laga pramusim melawan AC Milan di Wroclaw, Polandia, yang berakhir dengan kekalahan 2-4. Meski hanya bermain sebagai pemain pengganti di babak kedua, ia menunjukkan kilatan kemampuan yang mengancam pertahanan lawan, termasuk sebuah aksi skill di dekat sudut lapangan dan peluang emas yang nyaris menjadi gol. Penampilan ini menjadi yang pertama bagi Rashford sejak Desember 2024, sekaligus menandai kembalinya ia ke skuad utama setelah sempat tersingkir.
Yang menarik, dalam laga tersebut Rashford mengenakan nomor punggung 9, nomor yang sebelumnya diharapkan menjadi milik Benjamin Sesko, striker yang dikabarkan akan direkrut. Namun, pihak klub menegaskan bahwa pemberian nomor itu tidak bersifat permanen, menambah spekulasi bahwa masa depan Rashford masih belum jelas. Situasi ini diperparah dengan pernyataan pelatih Michael Carrick yang belum bisa memastikan apakah pemain berusia 27 tahun itu akan bertahan.
Maguire, yang merupakan rekan setim Rashford sejak lama, menilai bahwa Rashford adalah aset berharga yang dapat membawa perubahan positif. "Kami semua berharap dia bertahan. Dia pemain hebat dan bisa membuat tim ini lebih baik. Anda bisa lihat saat dia masuk, dia terus mengancam lini belakang lawan. Dia bisa mencetak gol. Dia ancaman besar," ujar Maguire. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman bermain bersama Rashford, baik di sesi latihan maupun pertandingan, akan sangat membantu tim.
Kekhawatiran akan kepergian Rashford semakin terasa mengingat performa Manchester United dalam laga pramusim tersebut dinilai mengecewakan. Maguire sendiri mengakui bahwa itu adalah penampilan terburuk tim selama pramusim. "Kami ingin bermain lebih agresif dan menekan lebih tinggi. Tapi dalam laga ini, kami tidak bisa mempertahankan tekanan. Banyak peluang tercipta dari penguasaan bola tinggi, tapi kami tidak konsisten," jelasnya.
Di sisi lain, laga tersebut juga menjadi ajang reuni antara Manchester United dan mantan pelatih mereka, Ruben Amorim, yang kini menangani AC Milan. Amorim, yang dipecat dari Manchester United musim lalu, mendapat sambutan hangat dari para pemain dan staf. Rashford dan Kobbie Mainoo, yang sebelumnya berseteru dengan Amorim, terlihat menyapa para penggemar di sisi lapangan. Amorim sendiri mengaku masih mencintai Manchester United dan bangga pernah melatih di sana.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi ini menarik untuk disimak mengingat banyaknya penggemar Manchester United di tanah air. Kepergian Rashford akan menjadi pukulan telak bagi basis penggemar yang selama ini menjadikannya salah satu ikon klub. Selain itu, keputusan manajemen dalam bursa transfer akan menentukan arah kompetitivitas tim di musim depan, yang juga berdampak pada persaingan di papan atas Liga Inggris.
Maguire juga memberikan dukungan penuh kepada Amorim, yang kini menukangi AC Milan. "Saya senang dia mendapat kesempatan lagi untuk menunjukkan kualitasnya. Saya yakin dia akan sukses. Tidak ada yang buruk yang bisa saya katakan tentang Ruben. Dia hanya kurang beruntung di Manchester United," tuturnya. Amorim pun membalas dengan pernyataan hangat, "Saya bangga pernah menjadi bagian dari Manchester United dan saya masih mencintai klub ini."
Dengan bursa transfer yang masih terbuka, pertanyaan besar kini menggantung: akankah Rashford bertahan dan menjadi bagian dari rencana Carrick musim ini? Ataukah ia akan memilih tantangan baru di klub lain? Keputusan ini tidak hanya akan menentukan masa depannya, tetapi juga arah strategi Manchester United dalam membangun skuad yang kompetitif. Para penggemar di Indonesia tentu berharap yang terbaik, baik untuk klub maupun untuk pemain yang telah memberikan begitu banyak kenangan indah.



