Julie Andrews Pensiun dari Layar Lebar, Fokus pada Buku dan Sulih Suara
Baca dalam 60 detik
- Aktris legendaris Julie Andrews, 90 tahun, memutuskan untuk tidak lagi tampil di depan kamera, namun tetap aktif dalam proyek audio dan literasi.
- Keputusan ini mengakhiri spekulasi tentang keterlibatannya dalam sekuel ketiga The Princess Diaries, yang sempat dinanti penggemar.
- Disney+ akan merilis film dokumenter tentang perjalanan hidupnya pada 2027, menyoroti karier dan perjuangannya setelah cedera pita suara.

Julie Andrews, aktris pemenang Oscar yang namanya melekat lewat peran ikonik di Mary Poppins dan The Sound of Music, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia akting di depan kamera. Di usia 90 tahun, ia memilih untuk tidak lagi terlibat dalam produksi film atau serial, meski tetap berkarya lewat jalur lain seperti menulis dan pengisi suara.
Kabar ini mencuat setelah Andrews buka suara kepada The Hollywood Reporter. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah berada di fase yang berbeda dalam kariernya. "Saya pikir kebenaran absolutnya adalah saya sudah melewati semua itu sekarang," ujarnya. Meski begitu, ia menambahkan bahwa dirinya belum sepenuhnya pensiun. Kegiatan yang digeluti kini lebih banyak berkutat pada penulisan buku, rekaman podcast, dan sulih suara.
Keputusan ini sekaligus menjawab pertanyaan panjang tentang kemungkinan Andrews tampil di film ketiga The Princess Diaries. Sebelumnya, banyak penggemar berharap ia kembali beradu peran dengan Anne Hathaway. Namun, Andrews menegaskan bahwa ia tidak merasa perlu lagi tampil di layar. "Bukan berarti saya tidak antusias, hanya saja saya benar-benar merasa tidak seharusnya menjadi bagian dari itu sekarang," jelasnya.
Perjalanan karier Andrews memang luar biasa. Ia meraih Oscar untuk Mary Poppins pada 1965, lalu membintangi sejumlah film klasik seperti Victor/Victoria dan The Americanization of Emily. Di luar layar, ia juga sukses di panggung teater, menulis buku bestseller, dan memiliki suara khas yang dikenal dunia. Namun, cedera pita suara yang dialaminya pernah mengubah arah kariernya secara drastis.
Di tengah kabar pensiunnya, Disney+ mengumumkan rencana pembuatan film dokumenter tentang kehidupan Andrews. Proyek ini digarap oleh sineas R.J. Cutler, yang dikenal lewat karya Billie Eilish: The World's A Little Blurry dan Martha. Dokumenter tersebut dijadwalkan rilis pada 2027 dan akan menampilkan arsip langka serta wawancara baru yang belum pernah dipublikasikan.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini mungkin terasa mengecewakan, terutama bagi mereka yang tumbuh dengan film The Princess Diaries. Namun, keputusan Andrews adalah pilihan yang wajar di usianya. Ia sendiri mengaku masih menikmati bekerja, hanya saja tidak lagi di depan kamera. "Masih menyenangkan untuk mengerjakan banyak hal," katanya.
Dokumenter yang akan dirilis Disney+ diharapkan mampu memberikan perspektif baru tentang kehidupan Andrews, termasuk masa-masa sulit yang ia lalui. Dengan sentuhan R.J. Cutler yang dikenal dekat dengan subjeknya, film ini berpotensi menjadi karya yang intim dan menggugah.
Ke depan, publik akan menantikan bagaimana dokumenter tersebut mengemas kisah hidup Andrews. Akankah ada pengakuan atau cerita yang belum pernah terungkap? Pertanyaan ini yang akan terjawab saat filmnya dirilis. Sementara itu, para penggemar masih bisa menikmati karya-karya lamanya yang tetap abadi.



