Megawati Lantik Diah Pikatan Pimpin Taruna Merah Putih: Strategi PDI-P Menyambut Dominasi Pemilih Muda 2029
Baca dalam 60 detik
- Megawati Soekarnoputri resmi melantik Diah Pikatan Haprani sebagai Ketua Umum Taruna Merah Putih periode 2025-2030 di Kantor DPP PDI Perjuangan.
- Langkah ini dinilai sebagai upaya PDI-P merebut hati pemilih muda yang diproyeksikan mencapai 56 persen pada Pemilu 2029.
- Di bawah kepemimpinan baru, TMP mengusung jargon 'Politik Menjadi Asik' untuk mendekatkan generasi milenial dan Gen Z ke politik.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP) masa bakti 2025โ2030 di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa. Organisasi kepemudaan yang bernaung di bawah partai berlambang banteng itu kini dipimpin oleh Diah Pikatan O.P. Haprani, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga dikenal dengan sapaan Pinka. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sinyal kuat bahwa partai tengah bersiap menghadapi perubahan lanskap demografi politik nasional.
Dalam sambutannya, Megawati menekankan agar para pengurus yang baru dilantik segera bergerak membangun kedekatan dengan generasi muda. "Jadilah ruang terbuka bagi generasi muda Indonesia untuk melakukan pendidikan politik, membangun semangat juang, dan kerja-kerja nyata di tengah rakyat," ujarnya. Pesan ini relevan mengingat data Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Juli 2026 menunjukkan bahwa pemilih dari kalangan milenial dan Gen Z diperkirakan mencapai sekitar 56 persen dari total pemilih pada Pemilu 2029. Angka ini mengonfirmasi bahwa wajah pemilih Indonesia ke depan akan didominasi oleh kelompok usia muda.
Pinka, yang sebelumnya menjabat Bendahara Umum DPP TMP, menilai pelantikan ini sebagai momentum strategis. Ia menggarisbawahi bahwa masih banyak anak muda memandang politik sebagai sesuatu yang kotor dan menakutkan. Pengalamannya selama mengurusi organisasi kepemudaan membawanya pada kesimpulan bahwa pendekatan lama tidak lagi efektif. "Semangat kerja kita ke depan cuma satu: Politik Menjadi Asik. Kita mau bikin anak muda nyaman kenalan sama politik, sama PDI Perjuangan, tanpa merasa terbebani," kata anggota Komisi XI DPR RI itu.
Strategi yang ditawarkan TMP di bawah kepemimpinan Pinka terbagi dalam dua tahap. Pertama, menciptakan ruang nyaman bagi anak muda untuk berinteraksi dengan politik tanpa tekanan. Kedua, setelah rasa nyaman terbangun, TMP akan mengajak mereka bertumbuh menjadi kader yang memiliki jiwa pelopor. "Begitu mereka udah nyaman, kita ajak lebih jauh, tumbuh jadi kader yang beneran punya jiwa pelopor. Dua tahap ini yang bakal jadi panduan kita bikin program dan kegiatan TMP lima tahun ke depan," jelasnya. Pendekatan ini mencerminkan upaya partai untuk tidak hanya menarik simpati, tetapi juga membangun kaderisasi yang berkelanjutan.
Langkah Megawati melantik langsung kepengurusan TMP juga dibaca sebagai bentuk kepercayaan partai terhadap peran generasi muda. Pinka menegaskan bahwa arahan Megawati agar kader muda turun langsung ke tengah rakyat akan menjadi pegangan utama. "Kami di TMP saat mengingat apa yang Bu Mega sampaikan bahwa kader-kader muda harus turun langsung ke tengah rakyat, khususnya di antara generasi muda untuk mendengar aspirasi mereka serta membantu menyelesaikan persoalan mereka," tuturnya. Ini sejalan dengan kebutuhan partai untuk memperkuat basis akar rumput di tengah kompetisi politik yang semakin ketat.
Bagi pengamat politik, langkah ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak ingin kehilangan momentum di tengah perubahan demografi. Dengan mengusung jargon "Politik Menjadi Asik", partai berusaha merombak citra politik yang selama ini terkesan kaku dan elitis. Namun, pertanyaan yang muncul adalah sejauh mana strategi ini mampu diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang menyentuh kebutuhan anak muda, seperti lapangan kerja, pendidikan, dan keterbukaan informasi. Keberhasilan TMP dalam lima tahun ke depan akan menjadi ujian apakah pendekatan ini sekadar gimmick atau benar-benar membawa perubahan dalam kaderisasi partai.



