Gregg Wallace Umumkan Bakal Jadi Kakek di Tengah Kontroversi Pasca-Pemecatan dari MasterChef
Baca dalam 60 detik
- Mantan pembawa acara MasterChef, Gregg Wallace, mengumumkan kabar bahagia menjadi calon kakek melalui unggahan Instagram berisi foto USG.
- Kabar ini muncul kurang dari setahun setelah ia dipecat BBC menyusul investigasi yang menguatkan 45 dari 83 tuduhan pelecehan.
- Meski tengah dilanda kontroversi, Wallace mendapat dukungan hangat dari para penggemar yang membanjiri kolom komentar dengan ucapan selamat.

Gregg Wallace, mantan pembawa acara MasterChef yang dipecat BBC tahun lalu, baru saja membagikan kabar membahagiakan: ia akan segera menjadi seorang kakek. Melalui unggahan Instagram pada Selasa (11/08/2026), Wallace memamerkan foto hasil USG dan menulis keterangan singkat, "Grandad. This is my granddaughter. I'm going to be a grandfather." Momen bahagia ini datang di tengah pusaran kontroversi yang membelit kariernya, namun tampaknya ia memilih untuk fokus pada kebahagiaan keluarga.
Pria berusia 61 tahun itu tidak menyebutkan secara spesifik anak mana yang sedang mengandung, apakah Tom (32) atau Libby (29), dua anak tertuanya dari pernikahan dengan mendiang Denise Lovell. Kabar ini sontak memicu gelombang ucapan selamat dari para penggemar, yang juga menyapa istri Wallace, Anne-Marie Sterpini, dan putra mereka yang berusia tujuh tahun, Sid. Seorang warganet menulis, "Selamat! Kalian akan menjadi kakek-nenek yang luar biasa." Yang lain menambahkan, "Menjadi kakek-nenek adalah salah satu pekerjaan paling memuaskan di dunia."
Kebahagiaan ini menjadi kontras dengan babak kelam yang baru saja dilalui Wallace. Setelah hampir dua dekade mengisi acara MasterChef, ia didepak pada Juli 2025 menyusul investigasi atas 83 tuduhan pelecehan di tempat kerja, di mana 45 di antaranya dinyatakan terbukti. Tuduhan tersebut sebagian besar terjadi antara 2005 dan 2018, meliputi "bahasa dan humor seksual yang tidak pantas", serta sejumlah kasus "kontak fisik yang tidak diinginkan". Wallace pun menyampaikan permintaan maaf, mengaku "sangat menyesal atas segala kesusahan yang ditimbulkan" dan menegaskan tidak pernah berniat menyakiti atau mempermalukan siapa pun.
Tak berhenti di situ, Wallace sempat menggugat BBC dan BBC Studios Distribution Limited dengan tuntutan ganti rugi hingga ยฃ10.000, dengan tuduhan kegagalan pengungkapan data pribadi yang menyebabkan "tekanan dan pelecehan". Namun, menjelang sidang pendahuluan yang dijadwalkan pada 16 Februari, gugatan tersebut resmi dicabut. Juru bicara BBC mengonfirmasi bahwa Wallace tidak menerima pembayaran apa pun, baik biaya maupun ganti rugi, dari BBC maupun BBC Studios.
Kontroversi yang membelit Wallace menjadi pengingat akan pentingnya akuntabilitas di lingkungan kerja, terutama di industri hiburan yang kerap menjadi sorotan. Di Indonesia, kasus serupa juga pernah mencuat dan memicu diskusi tentang perlindungan pekerja serta budaya kerja yang sehat. Meski demikian, kabar bahagia Wallace menunjukkan bahwa kehidupan pribadi tetap berjalan, terlepas dari tekanan publik. Pertanyaan yang kini menggantung: bagaimana Wallace akan menyeimbangkan citra publiknya yang tercoreng dengan peran barunya sebagai kakek? Akankah ia kembali ke layar kaca, atau justru memilih menjauh dari sorotan? Waktu yang akan menjawab.



