Everton Incar Axel Tuanzebe: Solusi Murah di Tengah Krisis Bek Kanan
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan mempertimbangkan Axel Tuanzebe sebagai opsi gratis untuk menambal pos bek kanan setelah kepergian Seamus Coleman.
- Tuanzebe, yang tampil di Piala Dunia 2026 bersama DR Kongo, menawarkan fleksibilitas posisi dan pengalaman Premier League, tetapi riwayat cederanya menjadi catatan.
- Persaingan dengan Brentford dan klub Arab Saudi membuat Everton harus bergerak cepat jika serius mendatangkan pemain berusia 28 tahun itu.

Setelah musim panas yang sibuk dengan empat rekrutan anyar, Everton kini mengalihkan fokus ke lini pertahanan. David Moyes dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan Axel Tuanzebe secara gratis, menyusul kepergian kapten lama Seamus Coleman yang meninggalkan klub setelah 17 tahun mengabdi. Langkah ini dinilai sebagai solusi pragmatis di tengah keterbatasan opsi bek kanan senior di skuad The Toffees.
Sejauh ini, Everton telah menambah amunisi di lini tengah dengan merekrut Christian Norgaard dari Arsenal senilai sekitar 7 juta poundsterling, menyusul Hayden Hackney, Merlin Rohl, dan Tyrique George. Namun, sektor bek kanan menjadi pekerjaan rumah yang belum beres. Nathan Patterson menjadi satu-satunya bek kanan murni yang tersisa, sementara Jake O'Brien yang berposisi asli bek tengah hanya bisa menjadi pelapis darurat. Situasi ini memaksa manajemen untuk bergerak, dengan nama Alistair Johnston dan Nahuel Molina sempat dikaitkan.
Di tengah negosiasi yang belum menemui titik terang, Tuanzebe muncul sebagai alternatif yang lebih ekonomis dan fleksibel. Pemain berusia 28 tahun itu mampu bermain di posisi bek tengah maupun bek kanan, dan telah mengoleksi 61 penampilan di Premier League bersama Manchester United, Aston Villa, Ipswich, dan Burnley. Meski demikian, kariernya kerap terganggu oleh cedera, sebuah faktor yang membuat klub-klub peminat harus berpikir dua kali.
Perjalanan karier Tuanzebe penuh liku. Lulusan akademi United yang pernah dijuluki sebagai prospek pertahanan paling cemerlang, ia sempat mencuri perhatian saat tampil impresif melawan PSG di Liga Champions 2020. Namun, menit bermain reguler sulit didapat. Tiga kali dipinjamkan ke Aston Villa membantunya merasakan promosi ke Premier League, tetapi petualangan di Napoli dan Stoke hanya menghasilkan lima penampilan gabungan. Ipswich menjadi titik balik, di mana ia tampil 19 kali di Championship dan 22 kali di Premier League, sebelum akhirnya pindah ke Burnley dengan status bebas transfer.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Tuanzebe tengah mempertimbangkan sejumlah tawaran setelah tampil di Piala Dunia 2026. Menurut jurnalis talkSPORT, Ben Jacobs, pemain kelahiran Kongo itu memiliki beberapa opsi, termasuk dari Brentford dan klub-klub Arab Saudi. Namun, hingga saat ini belum ada tawaran resmi dari Everton, dan minat mereka masih sebatas penjajakan.
Bagi Everton, kehadiran Tuanzebe bisa menjadi solusi jangka pendek yang masuk akal, terutama jika negosiasi untuk Johnston menemui jalan buntu. Namun, manajemen harus mempertimbangkan rekam jejak kesehatannya yang rapuh. Di atas kertas, ia adalah pemain berguna, tetapi apakah risiko cederanya sebanding dengan keuntungan yang didapat? Pertanyaan ini menjadi bahan pertimbangan serius bagi Moyes dan jajaran direksi.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini menambah daftar panjang drama bursa transfer musim panas. Meski tidak melibatkan pemain Asia Tenggara, keputusan Everton akan menjadi sorotan karena klub ini memiliki basis penggemar yang cukup besar di tanah air. Selain itu, ketertarikan klub-klub Arab Saudi terhadap pemain Eropa semakin menegaskan tren pergeseran kekuatan finansial di dunia sepak bola, yang juga berdampak pada kompetisi di Asia.
Ke depan, Everton perlu bergerak cepat jika ingin mengamankan jasa Tuanzebe. Persaingan dengan Brentford dan tawaran menggiurkan dari Arab Saudi bisa membuat pemain tersebut memilih destinasi lain. Apakah Moyes akan mengambil risiko pada pemain yang talentanya tak diragukan tetapi kesehatannya rapuh? Atau akankah ia mencari opsi lain yang lebih aman? Keputusan ini akan menentukan kedalaman skuad Everton dalam menghadapi musim yang penuh tantangan.



