Singapura Lolos ke Semifinal Piala AFF Usai Tahan Imbang Indonesia 1-1
Baca dalam 60 detik
- Singapura memastikan tempat di semifinal Piala AFF setelah bermain imbang 1-1 melawan Indonesia di Stadion Jalan Besar.
- Gol penyeimbang Ilhan Fandi pada menit ke-66 membatalkan keunggulan Indonesia yang dicetak Ragnar Oratmangoen.
- Hasil ini membuat Singapura tak terkalahkan di fase grup dan akan menghadapi juara Grup B, yang kemungkinan besar adalah Thailand.

Singapura memastikan langkahnya ke semifinal Kejuaraan ASEAN setelah bermain imbang 1-1 melawan Indonesia dalam laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8) malam. Hasil ini sekaligus mengubur mimpi Indonesia untuk melaju ke babak gugur, sekaligus menunjukkan konsistensi Singapura yang untuk kedua kalinya beruntun menembus semifinal turnamen regional.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Indonesia, yang membutuhkan kemenangan untuk memastikan kelolosan, tampil agresif dan hampir mencetak gol cepat saat laga baru berjalan dua menit. Namun, peluang emas dari penyerang muda Mitchell Baker berhasil digagalkan oleh blok krusial Shah Shahiran. Singapura tidak tinggal diam, beberapa kali mengancam lewat tembakan Song Ui-young dan sundulan Ilhan Fandi, tetapi kiper Indonesia Cahya Supriadi tampil sigap.
Memasuki babak kedua, Indonesia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-47 melalui Ragnar Oratmangoen yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Tertinggal satu gol, Singapura nyaris bermain dengan sepuluh pemain setelah Song Ui-young menerima kartu kuning kedua pada menit ke-58. Namun, keputusan wasit dibatalkan setelah tinjauan VAR, dan Singapura pun bisa bernapas lega. Enam menit kemudian, Ilhan Fandi menjadi pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang setelah kiper Indonesia melakukan kesalahan dalam mengamankan bola.
Hasil imbang ini membuat Singapura finis di posisi kedua Grup A dengan delapan poin dari empat laga, di bawah Vietnam yang mengalahkan Kamboja 3-1. Sementara itu, Indonesia harus puas tersingkir dengan torehan empat poin. Bagi Singapura, pencapaian ini menjadi modal berharga menjelang semifinal, di mana mereka akan berhadapan dengan juara Grup B yang saat ini dipimpin Thailand dengan sembilan poin.
Konteks Indonesia: Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda yang berstatus unggulan kedua di grup. Meski tampil dominan di beberapa sektor, penyelesaian akhir yang buruk dan kesalahan individu menjadi biang keladi tersingkirnya Indonesia. Pelatih dan pemain diharapkan melakukan evaluasi mendalam, terutama dalam hal mentalitas dan ketajaman lini depan, untuk menghadapi turnamen berikutnya.
Menilik performa Singapura sepanjang turnamen, mereka menunjukkan pertahanan yang solid dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Namun, untuk bisa melaju ke final, mereka harus meningkatkan intensitas permainan, terutama saat menghadapi tim sekelas Thailand yang memiliki lini serang tajam. Pertanyaan besarnya, akankah Singapura mampu mengulang pencapaian mereka di edisi sebelumnya yang berhasil mencapai semifinal, atau justru tampil lebih baik dengan menembus partai puncak?



