Arsenal Incar Cristian Romero di Tengah Krisis Bek, Tottenham Pasang Harga £34 Juta
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan serius memantau situasi Cristian Romero sebagai solusi darurat lini belakang setelah cedera William Saliba.
- Tottenham bersedia melepas kaptennya dengan banderol sekitar £34 juta, meski rival sekota itu memiliki hubungan yang membeku.
- Atletico Madrid dan Inter Milan masih bersaing, membuat saga transfer bek asal Argentina ini belum menemui titik terang.

Arsenal kembali dihadapkan pada teka-teki besar di lini pertahanan. Cedera punggung yang membekap William Saliba sejak Piala Dunia memaksa manajer Mikel Arteta dan direktur olahraga Andrea Berta bergerak cepat di bursa transfer. Yang menarik, nama Cristian Romero—bek tengah sekaligus kapten Tottenham Hotspur—kini masuk dalam radar serius The Gunners.
Menurut laporan jurnalis Italia, Alfredo Pedulla, Arsenal telah melakukan penjajakan intensif terhadap Romero. Namun, bukan perkara mudah mengingat hubungan kedua klub sekota London Utara itu sudah membeku bertahun-tahun. Meski begitu, Tottenham dikabarkan membuka pintu negosiasi dengan banderol sekitar £34 juta—angka yang tergolong murah untuk pemain sekaliber Romero, terlebih ia baru menandatangani kontrak anyar musim lalu.
Romero bukan nama asing bagi penggemar Premier League. Musim lalu, ia mencatatkan empat gol dan satu assist dalam 23 penampilan liga, tetapi juga mengoleksi 11 kartu kuning dan dua kartu merah. Statistik itu menggambarkan gaya bermainnya yang agresif dan penuh risiko—sesuatu yang bisa menjadi berkah sekaligus kutukan bagi tim mana pun yang meminangnya.
Di sisi lain, Arsenal sebenarnya tidak kekurangan stok bek tengah. Gabriel tetap menjadi pilar utama, ditambah kehadiran permanen Piero Hincapié dari Bayer Leverkusen. Nama-nama seperti Riccardo Calafiori, Cristhian Mosquera, Jurrien Timber, dan Ben White juga bisa diplot di posisi tersebut. Namun, kebutuhan akan pengganti Saliba yang setara kualitasnya membuat Arteta harus berpikir ekstra.
Sebelumnya, Ezri Konsa dari Aston Villa menjadi target utama, tetapi nilai jualnya yang mencapai £60 juta menjadi batu sandungan. Sementara John Stones, yang sempat dikaitkan, akhirnya memilih bergabung dengan Inter Milan. Nama-nama lain seperti Castello Lukeba, Jacobo Ramon, Jon Martin, dan Victor Valdepenas juga sempat disebut, tetapi tidak ada yang lebih mengejutkan daripada langkah merekrut Romero dari rival abadi.
Persaingan merebut Romero tidak hanya datang dari Arsenal. Atletico Madrid dikabarkan telah membuka pembicaraan langsung dengan Tottenham dan terus meningkatkan tawaran awalnya yang sempat jauh di bawah ekspektasi. Inter Milan juga masih terlibat, bahkan disebut telah mencapai kesepakatan soal gaji dan syarat transfer, tetapi mereka harus menjual pemain terlebih dahulu untuk mendanai pembelian ini. Situasi ini memberi celah bagi Atletico untuk mendekat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan dinamika bursa transfer Eropa yang penuh intrik. Arsenal, yang kini berstatus juara bertahan, jelas tidak ingin kecolongan di lini belakang. Namun, merekrut pemain dari Tottenham tentu bukan keputusan yang populer di mata suporter. Di sisi lain, Romero adalah pemain berkelas yang bisa langsung bersaing dengan Gabriel dan Saliba ketika keduanya fit.
Pertanyaannya, apakah Tottenham benar-benar rela melepas kaptennya ke rival terbesar? Ataukah ini hanya manuver untuk menaikkan harga di mata Atletico dan Inter? Yang jelas, langkah Arsenal sejauh ini masih sebatas penjajakan. Hubungan dingin antar kedua klub bisa menjadi penghalang terbesar, seperti diakui Pedulla. Jika Arsenal serius, mereka harus bersiap menghadapi penolakan dan negosiasi alot yang bisa berlarut-larut hingga bursa transfer ditutup.
Dengan waktu yang semakin sempit, keputusan Arsenal dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan nasib lini pertahanan mereka musim ini. Apakah mereka akan berani mengambil risiko besar demi Romero, atau beralih ke target lain yang lebih realistis? Publik sepak bola, termasuk di Indonesia, tentu menantikan kelanjutan drama transfer ini.



