Mudryk Bebas Doping, Chelsea Tetap Kalah dari Spurs di Sydney
Baca dalam 60 detik
- Mudryk resmi diizinkan kembali bermain setelah hampir dua tahun menjalani sanksi akibat tes doping positif.
- Keputusan ini disambut baik oleh Alonso dan De Zerbi, namun Chelsea harus mengakui keunggulan Tottenham 2-1 di laga uji coba.
- Chelsea juga sukses mengajukan banding atas hukuman pengurangan poin, memberi angin segar jelang musim baru.

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menyambut gembira keputusan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang mengizinkan Mykhailo Mudryk kembali bermain setelah hampir dua tahun absen akibat kasus doping. Namun, kabar baik tersebut tidak sejalan dengan hasil pertandingan, di mana The Blues harus menyerah 2-1 dari Tottenham Hotspur dalam laga uji coba di Sydney, Sabtu (1/8).
Mudryk, winger asal Ukraina, terakhir kali tampil untuk Chelsea pada November 2024. Sejak itu, ia menjalani proses panjang setelah dinyatakan positif dalam tes doping. Pada Jumat (31/7), FA resmi menutup kasusnya dengan kesepakatan bersama Badan Anti-Doping Dunia (WADA), sehingga pemain berusia 25 tahun itu langsung berhak memperkuat timnya. Alonso memastikan Mudryk akan bergabung dengan skuad di Hong Kong untuk laga pramusim berikutnya.
โSaya sangat bahagia untuknya, dan terutama untuk dirinya sendiri,โ ujar Alonso dalam konferensi pers usai pertandingan. โKami ingin dia merasa menjadi bagian dari tim karena dia sudah lama berlatih sendiri. Kami harus melihat perkembangannya karena dia sudah lama tidak bermain. Sejujurnya, kami tidak menyangka akan menerima kabar sebaik ini.โ
Kabar serupa juga disambut hangat oleh pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, yang pernah menangani Mudryk di Shakhtar Donetsk. โDia pria yang baik dan pemain hebat. Saya harap dia bisa menunjukkan itu musim ini setelah semua penderitaannya selama dua tahun terakhir,โ kata De Zerbi. Ia menilai kemenangan atas Chelsea, meski hanya laga persahabatan, menjadi suntikan moral penting bagi timnya yang tampil mengecewakan pada musim 2025-26.
Dalam pertandingan yang disaksikan 80.363 penonton tersebut, Tottenham unggul lebih dulu lewat gol Sandro Tonali pada menit ke-17. Chelsea menyamakan kedudukan melalui sundulan Estevao empat menit kemudian. Namun, nasib buruk menimpa Tottenham saat bek Kevin Danso menerima kartu merah hanya tiga menit setelah masuk pada babak kedua karena menjatuhkan Joao Pedro. Meski bermain dengan sepuluh pemain, Tottenham mampu mempertahankan gawangnya berkat penampilan gemilang kiper Antonin Kinsky. Richarlison akhirnya menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan di menit akhir memanfaatkan tembakan Jamie Donley yang memantul dari tiang gawang.
Alonso tidak menampik kekecewaannya atas kekalahan tersebut. โKami ingin menang, kalah bukanlah sesuatu yang kami inginkan,โ tegasnya. Namun, ia juga mengapresiasi keberhasilan Chelsea dalam mengajukan banding atas hukuman pengurangan poin yang sempat digantung akibat pelanggaran regulasi transfer FA. โMasalah apa pun yang terselesaikan adalah hal yang baik. Itu bisa memengaruhi tim, jadi saya senang,โ tambahnya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kasus Mudryk menjadi pengingat betapa ketatnya regulasi anti-doping di level tertinggi. Proses yang panjang dan transparan seperti ini bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam membina pemain muda. Selain itu, kembalinya Mudryk diharapkan bisa menambah daya saing Chelsea di kompetisi Eropa musim depan, yang tentu akan menarik perhatian penggemar sepak bola Tanah Air yang mengikuti Liga Inggris.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Mudryk bisa langsung tampil konsisten setelah sekian lama vakum? De Zerbi optimistis, tetapi Alonso memilih berhati-hati. Dengan jadwal padat pramusim, keputusan untuk memainkan Mudryk akan menjadi ujian bagi manajemen Chelsea dalam mengelola kebugaran pemain.



