Liverpool Terancam Krisis Lini Belakang: Enam Gol Kebobolan di Tur AS, Iraola Butuh Rekrutan Baru
Baca dalam 60 detik
- Liverpool kebobolan enam gol dalam tiga laga pramusim di Amerika Serikat, dengan empat di antaranya bersarang di babak kedua saat melawan Leeds United.
- Pelatih Andoni Iraola mengakui skuadnya 'tipis' di sektor pertahanan setelah ditinggal Andy Robertson dan Ibrahima Konate, serta cedera yang membelit sejumlah pemain.
- Manajemen Liverpool dikabarkan siap menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan bek baru, dengan Bradley Barcola dari PSG menjadi target utama di lini depan.

Lini belakang Liverpool menjadi sorotan tajam setelah kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan pramusim di Amerika Serikat, memunculkan kekhawatiran serius menjelang dimulainya Premier League. Kekalahan 2-4 dari Leeds United di Chicago pada Minggu (28/7) menjadi alarm bagi pelatih Andoni Iraola, yang mengakui timnya membutuhkan tambahan pemain di sektor pertahanan.
Empat gol Leeds bersarang di babak kedua hanya dalam rentang 25 menit, membongkar rapuhnya pertahanan The Reds yang saat itu diperkuat pemain muda seperti Jeremie Frimpong, Luke Chambers, Ifeanye Ndukwe, dan Milos Kerkez. Iraola menilai laga kontra Leeds justru menjadi ujian paling berharga, baik dari sisi positif maupun negatif. "Kami belajar banyak dan bisa menarik kesimpulan untuk memperbaiki beberapa hal," ujarnya, seperti dikutip BBC Sport.
Masalah utama Liverpool adalah minimnya opsi bek tengah. Virgil van Dijk baru kembali berlatih, sementara Joe Gomez dan Giovanni Leoni dipastikan absen saat melawan Newcastle di laga pembuka. Rekrutan anyar Jeremy Jacquet belum dimainkan sama sekali selama tur karena masih dalam proses pemulihan. Kepergian Andy Robertson dan Ibrahima Konate memperparah situasi, membuat Iraola berulang kali menegaskan skuadnya "tipis" di lini belakang.
Kondisi ini diperparah dengan cedera Conor Bradley yang masih jauh dari pulih, sehingga opsi bek kanan pun terbatas. Musim lalu, Arne Slot sempat memainkan Curtis Jones dan Dominik Szoboszlai sebagai bek kanan darurat, dan hal itu dianggap tidak boleh terulang. Szoboszlai sendiri enggan berkomentar banyak soal perannya, namun menegaskan kesiapannya dimainkan di posisi mana pun. "Tanyakan saja ke manajer. Musim lalu saya main di banyak posisi. Semoga dia menempatkan saya di lini tengah, tapi kalau butuh di bek kanan, saya siap," katanya.
Mantan kapten Liverpool, Phil Thompson, menyoroti menurunnya kepemimpinan di ruang ganti. Menurutnya, hanya Van Dijk dan Alisson yang kini menjadi sosok yang disegani. "Dulu ada Henderson, Milner, dan lainnya. Sekarang hanya Virgil dan Ali. Szoboszlai harusnya bisa mengambil peran itu," ujarnya. Thompson menekankan pentingnya ruang ganti yang solid dan aturan main yang jelas untuk menghadapi masa-masa sulit.
Di sisi lain, CEO Liverpool Billy Hogan menegaskan komitmen pemilik untuk terus berinvestasi demi membangun tim yang kompetitif. Kabar baiknya, lini tengah masih cukup solid dengan kehadiran Szoboszlai, Ryan Gravenberch, dan Alexis Mac Allister. Namun, masa depan Curtis Jones yang dikaitkan dengan Inter Milan masih menggantung, dengan nilai transfer sekitar ยฃ35 juta. Kepergian Jones bisa jadi tergantung pada perkembangan Trey Nyoni yang tampil impresif di pramusim.
Di lini depan, Liverpool dikabarkan menjadikan Bradley Barcola dari PSG sebagai target utama setelah gagal mendapatkan Yan Diomande. PSG membanderol pemain sayap Prancis itu dengan harga ยฃ145 juta, namun Liverpool berharap bisa menebusnya di kisaran ยฃ100 juta. Barcola dikabarkan terbuka pindah ke Anfield. Kepergian Mohamed Salah musim ini membuka peluang bagi pemain muda Rio Ngumoha untuk tampil lebih sering, meski ia lebih nyaman di sisi kiri.
Keputusan juga harus segera diambil terkait masa depan Federico Chiesa yang ingin bertahan, serta Cody Gakpo yang diminati Tottenham. Liverpool masih menganggap Gakpo sebagai pemain serba bisa yang berharga, sehingga melepasnya hanya akan dilakukan jika ada pengganti yang setara. Sementara itu, sejumlah pemain muda seperti Kieran Morrison kemungkinan akan dipinjamkan musim ini.
Kehadiran presiden FSG, Mike Gordon, di Chicago pada laga kontra Leeds menunjukkan perhatian serius pemilik terhadap perkembangan tim. Babak pertama yang menjanjikan dengan intensitas tinggi sempat memicu optimisme, namun babak kedua justru memperlihatkan betapa rentannya skuad ini. Pertanyaannya kini: akankah Liverpool bergerak cepat di bursa transfer sebelum jendela musim panas ditutup? Atau akankah mereka kembali mengulang kesalahan musim lalu dengan memaksakan pemain muda tampil di kompetisi yang keras?



