Cher Ndour Jadi Rebutan: Crystal Palace dan Hull City Ajukan Penawaran, Harga €35 Juta
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace dan Hull City resmi menghubungi Fiorentina untuk merekrut gelandang Cher Ndour, dengan nilai transfer sekitar €35 juta (£30 juta).
- Palace membutuhkan pengganti Adam Wharton yang dibanderol £75 juta dan diminati Liverpool, Chelsea, serta Newcastle, sementara Ndour menawarkan profil fisik dan teknis yang cocok untuk Premier League.
- Persaingan tidak hanya dari dalam negeri, Aston Villa, Newcastle, dan Brighton juga memantau, sehingga keputusan Ndour berpotensi memicu efek domino di bursa transfer Januari.

Klub Premier League Crystal Palace dan Hull City dikabarkan telah menjalin kontak dengan Fiorentina untuk merekrut gelandang muda Cher Ndour, dengan mahar yang dipatok sekitar €35 juta (£30 juta). Langkah ini mencuat setelah Palace diprediksi kehilangan Adam Wharton pada bursa transfer mendatang, sementara Hull City berupaya memperkuat lini tengah untuk bersaing di kompetisi domestik.
Palace saat ini tengah menikmati awal musim yang sulit. Dari tiga laga pembuka Premier League, mereka baru mengoleksi satu kemenangan, dan kekalahan 3-2 di kandang melawan tim promosi Ipswich Town menjadi pukulan telak. Tekanan pun mengarah kepada manajer anyar Pierre Sage, yang keputusannya mulai dipertanyakan oleh petinggi klub. Meski demikian, laga pembuka Europa League melawan Lech Poznan dinilai bisa menjadi momen untuk meredakan tekanan jika mampu meraih hasil positif.
Jika performa tidak kunjung membaik, Palace disebut akan bergerak di jendela transfer Januari. Nama Ndour muncul sebagai target utama karena penampilannya bersama Fiorentina sepanjang musim 2025-26. Gelandang berusia 22 tahun itu mencatat rata-rata 1,7 tekel per 90 menit di Serie A, tertinggi kedua di skuad, serta menyumbang empat gol dan dua assist dalam 11 penampilan di Europa Conference League.
Pengamat sepak bola Ben Mattinson menyebut Ndour sebagai "atlet luar biasa" dengan kemampuan teknis yang mumpuni dan mobilitas tinggi. Penilaian ini sejalan dengan analisis Tom Worville yang menyoroti meningkatnya intensitas fisik di Premier League dalam beberapa musim terakhir. Kombinasi atribut tersebut membuat Ndour dianggap cocok untuk mengisi lini tengah Palace yang sebentar lagi ditinggalkan Wharton.
Wharton masih terikat kontrak hingga 2029, tetapi ekspektasi kepergiannya dengan harga tinggi semakin kuat. Jika Palace melepasnya, mereka akan memiliki dana segar untuk merekrut pengganti. Ndour, yang telah dua kali membela timnas Italia, menjadi opsi murah dan berpotensi jangka panjang. Namun, Palace tidak sendirian. Hull City, Aston Villa, Newcastle United, dan Brighton juga dikabarkan telah menghubungi pihak Fiorentina, menjadikan perburuan gelandang ini semakin kompetitif.
"Ndour adalah atlet yang luar biasa, secara teknis aman, dan mampu menempuh jarak dengan cepat. Dia bisa menjadi tambahan ideal untuk klub yang menginginkan intensitas di lini tengah," ujar Ben Mattinson, seperti dikutip dari laporan tersebut.
Bagi pembaca di Indonesia, saga transfer ini mencerminkan dinamika pasar pemain muda Eropa yang semakin mengejar profil fisik dan teknis. Klub-klub Premier League cenderung mengincar gelandang muda dengan harga terjangkau sebelum nilainya melonjak. Jika Ndour pindah ke Inggris, hal ini bisa menjadi sinyal bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, bahwa pemain muda Italia mulai dilirik sebagai aset jangka panjang. Selain itu, persaingan antar klub Inggris menunjukkan bahwa kekuatan finansial tidak selalu menjadi penentu, karena Hull City yang bermain di Championship pun berani bersaing dengan tim papan atas.
Ke depan, keputusan Ndour akan sangat bergantung pada tawaran yang paling meyakinkan, baik dari segi proyek olahraga maupun finansial. Palace diprediksi memiliki daya tarik lebih besar karena statusnya di Premier League dan peluang bermain di Eropa, tetapi Hull City bisa menawarkan jaminan menit bermain lebih banyak. Jika transfer ini terwujud, akankah Ndour menjadi kunci kebangkitan Palace atau justru batu loncatan menuju klub yang lebih besar?



