Aston Villa Incar Roger Ibañez: Bek Brasil Hentikan Negosiasi Kontrak di Al-Ahli
Baca dalam 60 detik
- Roger Ibañez menghentikan pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Al-Ahli setelah diminati sejumlah klub Premier League, termasuk Aston Villa.
- Villa telah menghubungi perwakilan pemain beberapa kali, namun belum mengajukan tawaran resmi; gaji tinggi dan biaya transfer menjadi kendala.
- Keputusan Al-Ahli untuk menjual atau mempertahankan pemain akan menentukan langkah Villa dalam memperkuat lini belakang.

Aston Villa tengah mempertimbangkan untuk menambah amunisi di lini pertahanan menyusul kabar bahwa bek asal Brasil, Roger Ibañez, menghentikan negosiasi perpanjangan kontrak dengan klub Saudi, Al-Ahli. Langkah ini membuka peluang bagi Villa untuk mendatangkan pemain berusia 27 tahun tersebut, yang selama ini menjadi incaran sejumlah klub Inggris.
Musim panas ini, Villa telah melakukan banyak perubahan untuk memperkuat skuad setelah kembali tampil di Liga Champions. Namun, kepergian sejumlah pemain kunci seperti Morgan Rogers ke Chelsea, Youri Tielemans, Harvey Elliott yang kembali ke Liverpool, serta Leon Bailey yang dikabarkan menuju Hull City, membuat manajer Unai Emery perlu mencari pengganti yang tepat. Meski lini tengah dan serang telah diperkuat dengan kedatangan Johan Manzambi, Joao Gomes, dan Alejandro Garnacho, sektor pertahanan masih menjadi perhatian.
Saat ini, Villa memiliki Ezri Konsa, Pau Torres, Tyrone Mings, dan Victor Lindelöf sebagai opsi bek tengah. Namun, dengan jadwal padat di empat kompetisi, Emery membutuhkan kedalaman skuad yang lebih baik. Mings dan Lindelöf dianggap tidak memberikan solusi jangka panjang, sementara Konsa dikabarkan menjadi incaran Arsenal. Situasi ini mendorong Villa untuk mencari bek baru yang sesuai dengan gaya bermain Emery yang mengandalkan lini pertahanan tinggi dan kemampuan membangun serangan dari belakang.
Roger Ibañez, yang pernah bermain untuk Atalanta dan Roma, memiliki profil yang menarik bagi Villa. Selama di Roma, ia bekerja sama dengan José Mourinho dan membantu tim meraih gelar Conference League 2022 serta mencapai final Liga Europa musim berikutnya. Setelah pindah ke Al-Ahli pada Agustus 2023 dengan gaji £148.000 per minggu, Ibañez tampil konsisten dengan 44 penampilan di semua kompetisi musim lalu. Kecepatan dan keberaniannya dalam duel udara menjadi nilai lebih, meski kadang ia mudah keluar dari posisi.
Menurut jurnalis Sky Switzerland, Sacha Tavolieri, Ibañez telah menghentikan pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Al-Ahli setelah menarik minat dari beberapa klub Premier League. Villa disebut telah menghubungi perwakilan pemain beberapa kali, namun belum ada tawaran resmi. Kontak awal ini biasanya untuk mengetahui minat pemain, ekspektasi gaji, dan ketersediaan, bukan berarti negosiasi antar klub sudah berjalan.
Kendala utama dalam potensi transfer ini adalah aspek finansial. Gaji Ibañez yang tinggi di Saudi bisa menjadi beban bagi Villa, sementara Al-Ahli diperkirakan akan meminta mahar besar untuk pemain yang baru dibeli dari Roma tiga tahun lalu. Selain itu, adaptasi dari Liga Saudi ke Premier League yang lebih kompetitif juga menjadi tantangan tersendiri bagi pemain Brasil tersebut.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa mulai melirik pemain yang bermain di Liga Saudi, yang kini menjadi destinasi populer bagi bintang-bintang dunia. Fenomena ini juga berdampak pada pasar transfer global, di mana pemain dari liga yang sedang berkembang semakin diperhitungkan. Villa, yang memiliki basis penggemar besar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, tentu akan menjadi sorotan jika berhasil mendatangkan pemain sekaliber Ibañez.
Keputusan Al-Ahli untuk memperpanjang kontrak atau menjual Ibañez akan menjadi penentu. Jika mereka bersikeras mempertahankan pemain, Villa harus mencari alternatif lain. Namun, jika ada kesepakatan, Villa akan mendapatkan bek berpengalaman yang bisa langsung berkontribusi. Pertanyaannya, apakah Villa berani mengeluarkan dana besar untuk mengamankan tanda tangan Ibañez, atau mereka akan mencari opsi yang lebih terjangkau?



