Bursa Bek: Klausul Khusus Romero Buka Jalan ke Atletico, Inter Terancam Kehilangan Target
Baca dalam 60 detik
- Klausul preferensial senilai 52 juta pound memungkinkan Atletico, Real Madrid, atau Barcelona membajak Romero dari Tottenham, mengubah peta persaingan yang sebelumnya didominasi Inter Milan.
- Meski Inter telah mencapai kesepakatan lisan sekitar 40 juta pound, keinginan pribadi Romero untuk bekerja sama dengan Simeone menjadi faktor penentu yang bisa menggagalkan transfer ke San Siro.
- Tottenham kini berada di persimpangan: menerima tawaran finansial terbaik atau mempertahankan kapten yang jelas-jelas ingin hengkang, dengan Atletico siap mengajukan proposal awal 26-30 juta pound.

Masa depan Cristian Romero di Tottenham Hotspur kembali memasuki babak baru. Bek timnas Argentina itu dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar London Utara, dengan Atletico Madrid dan Inter Milan saling berebut tanda tangannya. Kehadiran klausul khusus dalam kontraknya menjadi kunci yang bisa mengubah arah transfer pemain berusia 28 tahun tersebut.
Hanya berselang kurang dari setahun setelah menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2029, situasi Romero berubah drastis. Tottenham yang sempat mengangkatnya sebagai kapten dan menjadi pahlawan kemenangan Liga Europa, kini harus merelakan pemain yang juga mengkritik manajemen klub. Musim domestik yang buruk, cedera, dan akumulasi kartu membuat performanya dipertanyakan, meski ia tetap mencatatkan 32 penampilan dan enam gol di semua kompetisi.
Inter Milan sempat unggul dalam perburuan ini. Klub Serie A tersebut telah melakukan pembicaraan panjang dengan perwakilan Romero dan Tottenham, dengan nilai kesepakatan yang dikabarkan mencapai 40 juta poundsterling. Kembali ke Italia bukan hal asing bagi Romero, yang pernah bersinar bersama Genoa dan Atalanta sebelum pindah ke Tottenham pada 2021. Inter pun tengah membangun kembali lini pertahanan dan membutuhkan sosok komando seperti Romero.
Namun, Atletico Madrid tiba-tiba muncul sebagai pesaing serius. Menurut laporan Marca, klub asuhan Diego Simeone telah menghidupkan kembali minat lama mereka dan sedang menyiapkan tawaran. Musim panas lalu, Atletico sempat mencoba memboyong Romero namun gagal memenuhi valuasi Tottenham. Kini, klausul khusus dalam kontraknya menjadi celah yang mereka manfaatkan.
Klausul tersebut, yang dilaporkan oleh Marca, memungkinkan Atletico, Real Madrid, atau Barcelona untuk menebus Romero dengan harga 52 juta poundsterling. Mekanisme preferensial ini menunjukkan bahwa Romero memang ingin menjaga peluang bermain di Spanyol. Meski demikian, Atletico tidak harus membayar penuh, karena Tottenham terbuka untuk bernegosiasi. Rencananya, Atletico akan mengajukan proposal awal senilai 26-30 juta poundsterling, jauh di bawah tawaran Inter.
Perbedaan nilai tawaran ini menjadi dilema bagi Tottenham. Di satu sisi, mereka bisa mendapatkan keuntungan finansial lebih besar dari Inter. Namun, di sisi lain, keinginan Romero untuk bergabung dengan Atletico bisa menjadi penentu. Pemain yang pernah meraih gelar Piala Dunia itu dikabarkan sangat menginginkan tantangan baru di bawah asuhan Simeone, yang dikenal sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi bek tangguh.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika kekuatan finansial dan ambisi pribadi pemain dalam menentukan karier. Keputusan Tottenham akan menjadi preseden bagaimana klub Premier League menghadapi pemain yang ingin hengkang di tengah kontrak jangka panjang. Apakah mereka akan memaksimalkan nilai jual atau mempertahankan aset yang tidak lagi bahagia?
Di sisi lain, kepindahan Romero ke Atletico akan memperkuat lini belakang yang sudah solid, dan bisa menjadi sinyal bahwa klub-klub Spanyol masih memiliki daya tarik besar bagi pemain top dunia. Sementara itu, Inter harus segera mencari alternatif jika gagal mendapatkan Romero, mengingat mereka sudah berinvestasi banyak dalam negosiasi.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka, pertanyaan besarnya adalah: akankah Tottenham menyerah pada tekanan Romero dan menerima tawaran yang lebih rendah dari Atletico, atau mereka akan bertahan pada prinsip dan menuntut harga yang pantas? Keputusan ini tidak hanya akan menentukan masa depan Romero, tetapi juga arah kebijakan transfer Tottenham di bawah Roberto De Zerbi.



