Belanja Baru Juventus: Duo Penyerang Lebih Murah dari Beban Kontrak Vlahovic
Baca dalam 60 detik
- Juventus menggelontorkan dana segar untuk merekrut Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic, dengan total beban akuntansi yang lebih ringan dibanding musim terakhir Dusan Vlahovic.
- Kombinasi biaya amortisasi dan gaji bruto kedua pemain anyar itu diperkirakan mencapai 30,39 juta euro per musim, jauh di bawah angka 41 juta euro yang dibebankan Vlahovic.
- Langkah ini menandai pergeseran strategi Juventus dalam membangun lini serang yang lebih efisien secara finansial, sekaligus menjadi sinyal bagi klub-klub lain dalam mengelola keuangan di era regulasi UEFA.

Turin, 22 Juli 2025 โ Juventus secara resmi mengumumkan perekrutan dua penyerang anyar, Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain dan Kerim Alajbegovic dari Bayer Leverkusen, pada Minggu (21/7) waktu setempat. Langkah ini tidak hanya memperkuat lini depan, tetapi juga menjadi strategi finansial yang cermat: total beban akuntansi kedua pemain tersebut untuk musim 2026-27 diproyeksikan lebih rendah daripada biaya yang harus ditanggung klub untuk Dusan Vlahovic pada musim terakhirnya.
Kolo Muani diboyong dengan biaya transfer tetap 38 juta euro, ditambah bonus hingga 12 juta euro dan biaya tambahan 3,2 juta euro. Pemain asal Prancis itu menandatangani kontrak lima tahun dengan gaji bersih 5,5 juta euro per musim. Namun, menurut laporan Calcio e Finanza, Juventus harus mengeluarkan sekitar 10,2 juta euro untuk gaji bruto pemain tersebut. Jika ditambah biaya amortisasi (penyebaran biaya transfer selama masa kontrak) sebesar 8,24 juta euro per musim, total beban untuk Kolo Muani mencapai 18,44 juta euro pada musim 2026-27.
Sementara itu, Alajbegovic, pemain asal Bosnia, direkrut dengan biaya tetap 30 juta euro, bonus hingga 5 juta euro, dan biaya tambahan 2 juta euro. Gaji bersihnya pada musim pertama di Turin adalah 3 juta euro, dengan gaji bruto yang diperkirakan mencapai 5,55 juta euro. Dengan amortisasi 6,4 juta euro per musim, beban total untuk Alajbegovic pada musim debutnya tercatat 11,95 juta euro.
Jika digabungkan, total beban akuntansi untuk Kolo Muani dan Alajbegovic pada musim 2026-27 mencapai 30,39 juta euro. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan beban yang harus ditanggung Juventus untuk Vlahovic pada musim 2025-26, yang mencapai lebih dari 41 juta euro. Tingginya angka tersebut disebabkan oleh biaya transfer besar yang dikeluarkan klub saat membeli Vlahovic dari Fiorentina pada 2022, yang menghasilkan amortisasi 19,55 juta euro per musim, ditambah gaji bersih pemain Serbia itu sebesar 12 juta euro, yang setara dengan 22,2 juta euro dalam gaji bruto.
Keputusan Juventus untuk melepas Vlahovic dan menggantinya dengan dua pemain yang lebih murah secara kolektif menunjukkan pergeseran strategi klub dalam menghadapi regulasi keuangan UEFA. Dengan beban yang lebih ringan, klub memiliki ruang fiskal lebih besar untuk memperkuat sektor lain atau memenuhi persyaratan Financial Fair Play. Langkah ini juga menjadi preseden bagi klub-klub Eropa lainnya yang ingin tetap kompetitif tanpa mengorbankan kesehatan finansial.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kebijakan transfer ini relevan dengan upaya klub-klub lokal dalam mengelola anggaran, terutama dengan adanya regulasi lisensi klub yang semakin ketat. Efisiensi belanja pemain menjadi kunci untuk keberlanjutan klub, baik di level Eropa maupun domestik.
Dengan komposisi lini serang yang baru, Juventus berharap dapat mempertahankan daya saing di Serie A dan Eropa. Pertanyaannya, apakah duet Kolo Muani dan Alajbegovic mampu menggantikan kontribusi gol Vlahovic yang mencapai 43 gol dalam 110 penampilan? Hanya waktu yang akan membuktikan, namun secara finansial, langkah ini tampak sebagai keputusan yang rasional.



